
Ketua SGI Bima saat bertemu dengan Eko Prasetyo di Hotel Marina.
Bima, Bimakini.- Serikat Guru Indonesia (SGI) Bima menjalin kerja sama dengan penerbit SMI Yogyakarta untuk menerbitkan buku tulisan best practice guru. Pada 7 Februari 2017 di Marina Hotel kesepakatan itu diambil sbagai langkah strategis untuk memberikan ruang bagi para guru menerbitkan karya tulis mereka.
‘’Serikat Guru Indonesia Bima dikunjungi oleh penerbit dari Yogyakarta yaitu mas Eko Prasetyo Penulis buku “Orang Miskin Dilarang Sekolah.” Dalam hal ini mas Eko Prasetyo mengajak teman-teman guru di Bima untuk menulis tentang pengalaman mengajar dan mendidiknya sebagai guru, baik di daerah-daerah pelosok atau terpencil maupun di daerah perkotaan,’’ ujar Ketua SGI Bima, Eka Ilham, M. Si kepada Bimakini.com.
Ditambahkan, yang melatarbelakangi ide ini antara lain adalah banyaknya buku tentang pendidikan yang ditulis oleh para pengamat pendidikan, bukan dari guru itu sendiri. ‘’Alangkah menariknya jika buku tersebut ditulis oleh guru-guru yang mengalami langsung persoalan di lapangan,’’ ujarnya.
Disamping itu, kata dia, budaya menulis juga sangat kurang dilakukan oleh para guru. Penerbit SMI Yogyakarta menggandeng SGI Bima untuk membuat tulisan-tulisan guru untuk diterbitkan dan akan dilaunching pada tgl 2 Mei 2017 di hari pendidikan nasional. ‘’In sha Allah di Launching di Bima bersama penerbit dari Yogyakarta’’ ungkapnya.
Selama tiga hari Eko Prasetyo dari penerbit SMI Yogyakarta berada di Kota Bima untuk mendiskusikan proyek tulisan para guru-guru di Bima pada khususnya.
‘’Guru dapat menuangkan pengalamannya dalam bentuk essay dan telling story tentang bagaimana metode-metode kreatif mereka, sehingga dapat dibaca oleh para guru di seluruh Indonesia. buku tersebut akan diberi pengantar oleh Mendikbud RI Prof.Dr.Muhajir Effendi, M.Ap,’’ ungkap Eko Prasetyo dari penerbit SMI Yogyakarta.
Untuk itu SGI Bima mengajak para guru di Kabupaten Bima dan Kota Bima mengirimkan tulisan atau naskahnya ke Email: ekabre2@gmail.com.
Sebelumnya, penerbit SMI Yogyakarta pada Agustus 2016 telah menerbitkan buku karya Kumpulan Puisi Kesaksian “Guru Itu Melawan” oleh Eka Ilham. Hal inilah yang menarik perhatian Eko Prasetyo dan penerbit SMI Yogyakarta untuk menerbitkan kembali buku tentang guru.
‘’Kita batasi paling telat Maret 2017 naskah sudah masuk. Tulisan yang dikirimkan akan diseleksi oleh pihak penerbit dari SMI Yogyakarta. Saya mengajak teman-teman guru untuk menulis dan akan diterbitkan tulisannya dalam kumpulan tulisan guru-guru. Sebuah tulisan akan selalu abadi dan dibaca karena tulisan adalah sebuah kesaksian,’’ tambahnya. (BK.40)
Ikuti berita terkini dari Bimakini di Google News, klik di sini.
