Peristiwa

Keluarga Bantah Telantarkan Jihan

Pihak keluarga membantah menelantarkan Jihan.

Bima, Bimakini.- Pihak keluarga Jihan, membantah jika sang bocah ditelantarkan. Kondisi bocah yang tinggal bersama kakeknya di RT 01 RW 01 Desa Maria Kecamatan Wawo itu, sedang ditangani keluarga dan bukan ditelantarkan. Sebelumnya, warga yang menemukan jihan di kamar sendiri menduga ditelantarkan.

Anak tersebut, kata kakek Jihan, Hasan AB, memang lemah akal, entah kenapa selalu trauma saat ingin buang hajat di WC. Kini sedang dalam perawatan keluarga agar bisa buang air besar (BAB). Apalagi, sudah beberapa hari tidak bisa buang berak secara normal.

“Kamis siang saya sudah memberikan obat pelancar BAB dan sudah diminum.Karena kita jaga kebun kita titip anak ini kepada mantu saya untuk memerhatikan,” ujarnya di Maria, Jumat (24/2/2017).

Hasan, mengaku, bersyukur kini sudah sehat kembali setelah BAB lancar. Meski dibuang di kamar sendiri. Soal cucuknya itu, terangnya, sudah dijamin anaknya (Ayah Jihan) yang kerja di PT Newmont. Untuk makan, obat dan peralatan pengobatan, dan biaya perawatan di Puskesmas dan rumah sakit sudah disiapkan. Bahkan, seperti alat memudahkan keluar BAB, kemudian obat pelancar BAB, Popok, dan lainnya sudah disiapkan dalam jumlah banyak. Namun, karena kondisi kejiwaannya kurang normal, sehingga sulit diatur untuk tetap di rumah.

“Kita sudah merawat dan menyiapkan makan, tetapi hanya sesaat dan suka jalan-jalan menurut kehendak yang inginkan,” katanya.

Sudah beberapa kali dibawah ke rumah sakit dan Puskesmas, saat dirawat harus beberapa perawat dan keluarga yang memegang tangannya agar tidak bergerak agar bisa dirawat dengan baik, tetapi memang hanya mau diam sesaat.

Pihak keluarga juga sudah menyiapkan berbagai peralatan medis untuk memermudah agar buang hajatnya lancer. Namun, anak ini entah kenapa selalu menahan kotorannya hingga perutnya membengkak karena lama tidak buang air besar.

“Jadi kita keberatan jika diberitan cucu saya ini ditelantarkan. Tolong diluruskan karena itu fitnah dan tidak benar,” ujarnya.

Baca Juga: Bocah di Desa Maria Ini Ditemukan Sakit dan Telantar

Hal senada dikemukakan Amirudin Hasan. Kisah perjalanan anak ini panjang dan memrihatinkan. Sejak kakanya atau orang tua Jihan bercerai dari nikah siri dengan Ibu Jihan, anak ini dibesarkan Apriliah ibunya dengan biaya yang tidak sedikit. Hanya berlangsung beberapa bulan saja dan anak itu diserahkan kepada keluarganya di Lombok. Dalam usia sekitar tiga tahun diambil kembali oleh keluarga suami dalam kondisi gizi buruk tidak bisa berjalan sebagaimana anak normal lainnya dan hanya merangkak saja, tetapi setelah dirawat kembali oleh Jalil bersama istri pertamanya kondisi anak itu kembali sehat dan mulai bisa jalan. Apalagi, Tuti istri Jalil perawat di Puskesmas. Setelah kondisinya membaik Anak itu diambil kembali oleh Aprilia ibunya tanpa diketahui oleh Jalil.

Ternyata anak itu, katanya, diserahkan kepada keluarga ibunya di Sumbawa hingga dicari kemana-mana. Setelah ditelusuri keluarga diketahui sudah diserahkan ke panti. Persoalan penanganan Jihan sudah pernah ditangani KPI Mataram, tetapi diserahkan kembali Jalil hingga dirawat saat ini. (BE.23)

Share
  • 43
    Shares
Komentari Berita
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Kearifan dalam pemilihan kata yang tidak mengandung pelecehan, intimidasi, dan SARA sangat kami hargai.

Bimakini.com adalah portal berita Bima Dompu Terkini. Bagian dari Bimeks Group.

Alamat: Jl. Gajah Mada No. 46 BTN Penatoi Kota Bima, NTB Tlp: 0374-646840, 08233-9031009, 0853-33143335, 0852-53523401. E-mail: info[at]bimakini[dot]com

APLIKASI ANDROID

Fanpage

Copyright © 2016 Bimakini.com. Portal Berita Bima Terkini.

To Top