Connect with us

Ketik yang Anda cari

Politik

Komisi III Tanyakan Proyek Drainase ke BPK, Hasilnya…

Ketua Komisi III, Sudirman DJ, SH

Kota Bima, Bimakini.- Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bima mendatangi kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan NTB di Mataram,  Jumat (24/02/2017). Tujuannya melaporkan sekaligus berkonsultasi soal proyek drainase pascabanjir bandar yang dinilai tidak jelas tahapan pengerjaannya.

Saat itu hadir Wakil Ketua DPRD Kota Bima, M Safi’i, Ketua Komisi III, Sudirman DJ, Wakil dan anggota, H Armansyah, dan Alfian Indrawirawan, dan  H Mustakim.

Sudirman yang dihubungi via telepon seluler Jumat (24/02) sore mengaku  tujuan menyambangi BPK RI di Mataram adalah  berkonsultasi dan berkoordinasi kaitan dengan persoalan proyek drainase pascabanjir. Dia menilai proyek itu tidak jelas arahnya. Mulai dari soal  dokumen alias hanya perintah lisan untuk mengerjakan proyek, soal anggaran dari BNPB tidak jelas berapa jumlahnya. Selain itu, item pengerjaan proyek tidak jelas apakah pembongkaran atau pembersihan. Terakhir proyek itu kini mangkrak.

“Kita sudah temui BPK RI dan untuk lebih lanjut diarahkan berkoordinasi dengan BPNB kaitan anggarannya,” ujar Sudirman.

Berdasarkan penyampaian BPK, kata dia, proyek drainase atau apapun kaitan dengan pascabanjir bandang belum diaudit. BPK berterimakasih kehadiran DPRD Kota Bima untuk menginformasikannya.

Namun, kata Sudirman, karena anggarannya tidak jelas dan BPK pun belum mengetahui besaran dan dokumen anggaran, menyarankan Komisi III menanyakan pada BNPB. Lembaga itu yang mengetahui jelas seperti apa proses pengalokasian anggaran dan untuk item proyek apa saja.

Sudirman mengaku, untuk sementara ini tidak bisa melanjutkan ke BNPB memertanyakan realisasi anggarannya. Padahal, sudah terjadwal ke BNPB. Ketua DPRD Kota Bima menyebut saat ini tidak penting, karena banyak pekerjaan di daerah yang perlu diselesaikan ketimbang mengurus proyek drainase.

Iklan. Geser untuk terus membaca.

Padahal, kata Sudirman, urusan proyek drainase ini diduga ada penyimpangan, belum lagi sejumlah laporan warga mengenai mangkraknya proyek itu. (BK32)

 

Ikuti berita terkini dari Bimakini di Google News, klik di sini.

Click to comment
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Hindari komentar bermuatan pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Berita Terkait

Peristiwa

Bima, Bimakini.- Hujan deras mengguyur Desa Waworada, Kecamatan Langgudu, Kabupaten Bima, Senin (15/4) dan mengakibatkan banjir. Pasalnya, saluran drainase yang sangat sempit, hingga air...

Peristiwa

Bima, Bimakini.-  Saluran drainase di Dusun Sumber Sari, Desa Laju, Kecamatan Langgudu, Kabupaten Bima, makin memerihatinkan. Bahkan jalan pun ikut  terkikis. Pantauan Bimakini.com. semua...

Peristiwa

Bima, Bimakini.- Saluran Drainase di Dusun Sumber Sari Desa Laju, Kecamatan Langgudu, Kabupaten Bima, alami rusak parah. Pasalnya, setiap musim hujan jadi langganan hantaman...

Peristiwa

Bima, Bimakini.- Pekerjaan reviltasi drainase di Desa Madawau, Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima, diduga asal – asalan. Kualitas pekerjaan tidak bagus. “Kita menduga pihak pelaksana...

Peristiwa

  Kota Bima, Bimakini.- Tahapan pengerjaan hotmix jalan di Kelurahan Dodu Kecamatan Rasanae Timur Kota Bima, sebagian sudah dilakukan. Namun, masih ada sorotan warga....