Berita

Saat Cuaca Cerah, Tikungan Maut Santangi Ramai Dikunjungi

Suasana ditikungan maut Santangi yang ramai dikunjungi warga.

Kota Bima, Bimakini.- Dua hari terakhir, wajah langit kian cerah. Suasana cerah ini dimanfaatkan warga untuk menjemur gabah padi, menjemur pakaian dalam jumlah banyak. Tidak hanya itu, remaja dan siswa juga menikmati suasana cerah di sore hari untuk bersantai ria,  berselfi ria, berwisata,  dan lainnya.

Seperti pada  tikung maut di Santangi sekitar perbatasan Kecamatan Wawo dan Kelurahan Dodu Kecamatan Radanae Timur Kota Bima.  Areal yang dibangun tanggul beton sepanjang 50 hingga 100 meter itu, mulai ramai dipadati pengunjung.  Bahkan, beberapa pengendara yang lewat tidak lengkap jika tidak berselfi ria di lokasi yang dulu angker dan kerap terjadi kecelakaan kendaraan.

Tidak mau ketinggalan warga Kelurahan Dodu, Lampe, Kodo,  dan Warga Kecamatan Wawo meramaikan suasana di areal itu.

Seperti yang dilakukan 20 lebih siswa kelas III IPA2 Ekspost SMAN 1 Wawo yang sengaja melepas lelah dan berselfi ria setelah les tambahan menjelang Ujian Akhir Sekolah dan Ujian Nasional. Wajah wajah ceria mereka menjadi tontonan menarik warga lain yang singgah dan berlalu lalang di lokasi. Bahkan, ada pengunjung yang berteriah agar jangan berselfi ria di atas talud beton setinggi tiga hingga lima meter itu. Takut terjatuh karena di bawah talud itu curam.

“Kami datang bareng ke sini setelah lelah belajar. Lokasi ini bagus untuk berfoto ria,  jadi kenangan setelah kita tamat SMA nanti, ” ujar Fikrunnisa di lokasi,  Selasa (14/2/2017).

Setelah dibeton seperti ini, terang Fukrunnisa, lokasi ini semakin luas mulai dari badan jalan negara hingga bahu jalan,  teman temannya bisa bersantai ria antara talud dan gadring. Dua hari terakhir ramai karena cuaca cerah.

Hal senada dikemukakan Dian Wildian,  dan Ajidannakum. Mereka tak menafikan bahwa lokasi itu bagus dan strategis untuk menjadi salah satu tempat bersantai ria di sore hari. Bahkan,  remaja dan pemuda banyak yang nongkrong hingga malam hari.

Lain halnya dengan warga Dodu, Mulyanj,  Junia, dan Hesti Dofu. Sejak talud beton itu dibangun hingga rampung seperti saat ini ramai. Bahkan,  pada pagi dan sore hari banyak yang berkunjung ke sini. “Lokasinya bagus dan suka untuk selfi ria dengan teman, ” kata Mulyani yang diiyakan temanya di lokasi,  Rabu.  (15/2/2017). (BK23)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Share
  • 273
    Shares
To Top