Connect with us

Ketik yang Anda cari

Peristiwa

Tiga Kadus Nggembe Klaim Uang Prona Sesuai Kesepakatan

Kepala Dusun (Kadus) I Abdul Gani,Kadus II Sudirman dan III Ridwan Desa Nggembe Kecamatan Bolo.

Bima, Bimakini.- Tiga Kepala Dusun (Kadus) Desa Nggembe Kecamatan Bolo Kabupaten Bima mengaku penarikan uang Prona Sertifikasi Tanah terhadap pemilik lahan di So Mangge Kali dan So La Woto, dilakukan atas dasar hasil rapat bersama pemilik lahan pada tahun 2016 lalu. Seperti disampaikan  Kadus I, Abdul Gani,Kadus II Sudirman, dan Kadus III Ridwan,  Jumat (24/02/2017).

Kadus I, Abdul Gani, mengatakan persoalan penarikan uang Prona untuk pembuatan sertifikat tanah dari 380 pemilik lahan  itu dilakukan berdasarkan hasil rapat dan sudah sesuai kesepatakan. Hasil kesepakatan pada rapat tahun lalu, nilainya Rp350.000/sertifikat. Itu merupakan suara rakyat, bukan penarikan sepihak oleh Pemerintah Sesa seperti yang dikatakan Rifaid, warga RT 06.

“Apa yang kita lakukan atas dasar hasil musyawarah pada tahun lalu,” ujarnya di Bolo.
Kadus II, Sudirman, menambahkan pernyataan Rifaid mencoreng citra Pemerintah Desa Nggembe dan Sekretaris LPMD desa setempat hanyalah asal bicara saja. “Rifaid tidak ikut kok, pantas saja asal bicara,” bebernya.
Dikatakannya, uang yang dikumpulkan itu untuk kebutuhan masing masing pemilik lahan, bukan enarikan tanpa dasar. Uang itu  untuk pembelian pal batas, materai, transportasi, konsumsi, dan fotokopi. Belum lagi biaya validasi data yang membutuhkan bolak-balik ke Kota Bima melalui kantor BPN Kabupaten Bima.

Apa kata Kadus III, Ridwan? Dia mengaku sebelumnya sudah mengumumkan lewat masjid soal  petunjuk teknis dan pelaksanaan Prona. Saat itu diumumkan nominal uang yang dikumpulkan. “Saat itu tidak ada yang keberatan, karena sudah berdasarkan kesepakatan,” urainya.

Dikatakannya, dari sebanyak 380 sertifikat tersebut belum direalisasikan semuanya, karena secara administrasi bahannya masih kurang. Saat ini sedang membenahi berkasnya untuk diusulkan ulang. “Akan tetapi, sekitar belasan sertifikat saja,” katanya. (BK36)

Click to comment
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Hindari komentar bermuatan pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Berita Terkait

Peristiwa

Kota Bima,  Bimakini.- Ketua DPRD Kota Bima, Syamsurih, SH, bereaksi soal 205 sertifikat prona yang belum diterbitkan oleh BPN Kota Bima sejak 2017 lalu....

Peristiwa

Bima, Bimakini.- Biaya yang dikeluarkan  pemilik tanah/lahan untuk bisa mendapatkan sertifikat di Desa Dena Kecamatan Madapangga Rp160 ribu. Hal itu berdasarkan kesepakatan dengan pemilik...

Hukum & Kriminal

Bima, Bimakini.- Pemerintah Desa (Kades) Nggembe Kecamatan Bolo Kabupaten Bima menarik  uang dalam program nasional (Prona) sertifikasi tanah  senilai Rp350 ribu/sertifikat. Nah, ada pemilik...

Pemerintahan

Kota Bima, Bimakini.com.- Satu pencapaian kembali ditoreh oleh Pemerintah Kota Bima. Senin (10/6) lalu di Istana Negara, Jakarta, Kota Bima dinyatakan sebagai satu di...

Olahraga & Kesehatan

Kota Bima, Bimeks.- Satu pencapaian kembali ditoreh oleh Pemerintah Kota Bima. Senin (10/6) lalu di Istana Negara, Jakarta, Kota Bima dinyatakan sebagai satu di...