Olahraga & Kesehatan

Operasi Mata di RSUD Bima Berhasil, Satu Pasien Gagal karena…

Operasi mata yang berlangsung di RSUD Bima, Kamis.

Kota Bima, Bimakini.- Satu dari dua pasien yang mengalami kerusakan kornea mata, berhasil menjalani operasi pencangkokan kornea mata hasil bantuan donor dari Amerika Serikat. Siapakah pasien itu? Dia adalah Misnah, warga Desa Tonggondoa Kecamatan Palibelo.

Operasi dilakukan oleh Konsulen Kornea Refraktif Surgery, Dr Tjahyono, SpM di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bima, Kamis (13/4/2017), berlangsung selamat selama dua jam lebih mulai pukul 08.00 Wita hingga pukul 10.30 Wita. Namun, disayangkan satu pasien gagal dioperasi karena absen.

Penanggungjawab operasi RSUD Bima, Dr H Yadi Rahmadi, SpM, mengatakan, operasi pencangkokan berlangsung selama dua jam lebih dan kini pasien akan mendapatkan penglihatan baru yang lebih baik dan lebih terang, meski pasca-operasi pasien masih menjalani perawatan intensif oleh dokter hingga dapat dibuka kembali penutup mata untuk menjaga sterilisasi bekas operasi.

Kegiatan itu, katanya, merupakan bagian dari Bakti Sosial (Baksos) Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia atau Indonesian Ophthalmologist Association ( PERDAMI ). Organisasi  profesi dokter spesialis mata ini melakukan kegiatan pada tiga lokasi yaitu operasi pencangkokan kornea mata di RSUD Bima untuk dua pasien, tetapi satu pasien absen. Kemudian pembagian kacamatan mines  untuk 30 siswa SDN dan beberapa guru SDN Panda Kecamatan Palibelo Kabupaten Bima. Tidak hanya itu, menangani 100 pasien yang melakukan operasi katarak. Pasien  ditangani tujuh orang dokter spesialis mata dan digelar di Rumah Sakit Sondosia Kecamatan Bolo.

Kegiatan operasi, katanya, berlangsung dua hari yakni Rabu-Kamis 12-13 April 2017. Proses pendonoran kornea mata untuk dicangkokan pada pasien sakit mata dengan penglihatan yang rusak hanya perlu mengambil organ sangat tipis pada bola mata donor atau kornea dengan metode transplantasi organ tubuh. “Yang diambil dari pendonor mata hanya korneanya saja dan tidak seluruh bola matanya,” ujar Dr Yadin usai operasi transplantasi kornea mata di RSUD Bima, Kamis. Kornea mata adalah lapisan luar yang bening pada mata yang membuat cahaya melewati pupil dan lensa untuk fokus ke retina supaya dapat melihat dengan baik dan merupakan organ yang transparan pada bola mata.

Untuk mendapatkan penglihatan baru yang lebih baik dan lebih terang, seorang pasien tidak perlu menjalani operasi berjam-jam ketika kornea mata hasil donor dicangkokkan di matanya karena operasi pencangkokan hanya memerlukan waktu satu jam.  “Kita sayangkan ada pasien yang absen, padahal yang dinanti lama oleh pasien selama ini adalah waktu tunggu untuk mendapatkan korne dari pendonor,” katanya. (BK23)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
2
Share
  • 307
    Shares
To Top