Peristiwa

Bus Bima Permai Jatuh di Tanjakan Doro Belo

Bus Bima Permai yang jatuh diselokan tanjakan Doro Belo, Senin malam.

Bima, Bimakini. – Diduga tidak kuat menanjak, bus penumpang Bima Permai jatuh di tanjakan Doro Belo, Kecamatan Palibelo, Kabupaten Bima, Senin (8/5/2017)  sekitar pukul 23.30 WITA. Bus angkutan umum dikendarai Budi Setiawan ini masuk kedalam parit sebelah kiri jalan.

Beruntung dua penumpang beserta supir selamat dari kecelakaan tunggal itu.

Penguji kendaraan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bima, Budiman, saat melakuan pengecekan kondisi bus mengaku tadi pagi menerima laporan dari anggota, bahwa ada bus terjungkal di tanjakan Doro Belo.”Saya datang kondisi Bus sudah seperti ini, bahkan supir maupun kernetnya tidak ada di lokasi,” ujarnya Selasa (9/5/2017).

Kata dia, bus yang terjungkal bernopol EA 7739 SC dari dari arah Kota Bima menuju Kecamatan Bolo. Bus ini tidak melalui jalur seharusnya, namun memotong jalur. “Informasinya tidak ada korban, karena yang ada hanya sopir, istri dan kernetnya saja,” kata dia.

Kata Budiman, secara prosedur bus atau kendaraan roda enam tidak bisa melalui ditanjakan Doro Belo. Karena bukan kelas jalan bagi bus atau jenis lainnya.

“Ini sudah pelangaran bagi sopir dan bus, padahal dipersimpangan depan Polrea sudah ada rambu untuk tidak melalui jalan atas bagi kendaraan roda enam,” ujarnya.

Sementara itu, Kanit Laka Lantas Polres Bima, IPTU Guntur menjelaskan, pihaknya langsung melakukan pengecekan terhadap Laka Lantas ditanjakan Doro Belo. Ternyata di sana ada Bus penumpang Bima Permai Nopol EA 7739 XC terjungkal ke parit di sisi Timur jalan tanjakan Doro Belo.”Diduga Bus tidak mampu nanjak, sehingga mundur saat tanjakan,” katanya.

“Seluruh korban tidak mengalami luka apapun dan dalam keadaan selamat, ketiganya dibawa ke Polres untik diambil keterangan,” jelasnya. (BK34)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Share
  • 766
    Shares
Komentari Berita
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Kearifan dalam pemilihan kata yang tidak mengandung pelecehan, intimidasi, dan SARA sangat kami hargai.
To Top