Peristiwa

Foto Ciuman Waria- Anak Beredar, Ini Akibatnya…

ilustrasi

Bima, Bimakini.- Penyebaran foto adegan ciuman antara oknum LGBT alias waria, insial P alias M dengab salah seorang yang disebut-sebut masih berusia dibawah umum berbuntut hukum. Foto yang bermula tersebar di media sosial sekitar Jum’at (14/7) itu resmi Dilaporkan oleh Pemuda Muhamadyah Bima di Polres Bima Kabupaten Bima dengan dalih perbuatan cabul dan penyebaran foto cabul di media sosial.

Perwakilan Pemuda Muhamadyah Bima, Wahyudinsyah, SH, MH, melaporkannya ke  Kepolisian pada Sabtu (15/07) dalam dugaan pelanggaran Undang-Undang Perlindungan Anak dan UU tentang Informasi Teknologi Elektronik. Laporan itu berkaitan dengan pasal 28 UU 35/2014 terhadap  perubahan UU 23/2002 tentang Perlindungan Anak dan pasal 27 ayat 1. “Kejahatan kesopanan di muka umum sebagaimana diatur dalam UU Nomor 11 Tahun 2005 tentang ITE,” terangnya.

Dia mengaku perlu melaporkan kejadian itu  karena merupakan  kerusakan moral yang nyata di Bima dan dilakukan tanpa ada rasa malu. Lalu disebarkan secara luas oleh warga media sosial.

“Oleh karena itu saya kemarin sudah memberikan ultimatum kepada warga media sosial untuk tidak lagi menyebarkan, karena akan kemungkinan bisa jadi tersangka,” pintanya.

Dia berharap agar perbuatan tidak bermoral ini dapat diteruskan sampai ke Pengadilan agar memberikan efek jera bagi pelaku. Terutama terhadap perilaku menyimpang kaum LGBT. Diduganya  ini hanya fenomena gunung es, kemungkinan terjadi kejahatan yang lebih serius.

“Sangat besar seperti pedofil, namun sengaja tidak melaporkan karena korban malu. Kami berharap agar korban bisa membantu penegak hukum,”  katanya.

Dia mengaku hingga kini identitas anak yang ditengarai masih di bawah umur yang menjadi pasangan terlapor belum diketahui persis dan masih dalam identifikasi oleh pihak Kepolisian.

Bagaimana perilaku tidak bermoral di muka umum itu dilakukan atas dasar suka sama suka? Dia menegaskan, kejadian  itu tidak bisa disebut atau dikatakan sebagai suka sama suka, kalau  melibatkan anak kecil atau di bawah umur.

“Mereka korban indoktrinasi kaum LGBT, sehingga anak-anak bilang suka sama suka,”  ujarnya. (BK39)

Share
Komentari Berita
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Kearifan dalam pemilihan kata yang tidak mengandung pelecehan, intimidasi, dan SARA sangat kami hargai.

Bimakini.com adalah portal berita Bima Dompu Terkini. Bagian dari Bimeks Group.

Alamat: Jl. Gajah Mada No. 46 BTN Penatoi Kota Bima, NTB Tlp: 0374-646840, 08233-9031009, 0853-33143335, 0852-53523401. E-mail: info[at]bimakini[dot]com

APLIKASI ANDROID

Fanpage

Copyright © 2016 Bimakini.com. Portal Berita Bima Terkini.

To Top