Politik

Wali Kota Bima jangan Sampai Terjebak Mutasi!

 

Syamsurih, SH

Kota Bima, Bimakini.- Interupsi untuk mengingatkan soal mutasi dan rotasi dilakukan oleh Ketua Fraksi PAN DPRD Kota Bima, Syamsurih,  SH, Selasa (18/07). Interupsi saat rapat paripurna DPRD Kota Bima itu mengingatkan Wali Kota Bima HM Qurias  soal rotasi dan mutasi menjelang Pilkada Kota Bima 2018 mendatang.

Diingatkannya, berdasarkan PKPU Nomor 3 Tahun 2017 tentang Pemilihan Kepala Daerah dan UU Nomor 10 Tahun 2016 pada pasal 71 seterusnya, Kepala Daerah dilarang merotasi dan memutasi enam bulan sebelum penetapan calon Kepala Daerah. Jika ini dilanggar, maka akan ada sanksi dan itu tertuang dalam aturan disampaikan. Untuk Pilkada Kota Bima sesuai jadwal untuk penetapan calon oleh KPU pada Januari 2018.

Usai rapat paripurna,  Syamsurih mengatakan kalau Januari 2108, penetapan calon Kepala dan Wakil Kepala Daerah dalam Pilkada Kota Bima, maka rotasi dan mutasi paling lambat dapat dilakukan sampai akhir bulan Juli 2017.

“Itu adalah amanat aturan dan harus dipatuhi, bila tidak akan fatal akibatnya bagi calon Wali Kota khususnya dari incumbent,” ingatnya.

Diakuinya, ini sebenarnya bukan kritikan pada Kepala Daerah, tetapi masukan positif sebelum terlibat  rotasi dan mutasi yang melanggar aturan. Apalagi, mendengarkan desas-desus kalau masukan dari para pejabat di Pemkot Bima bisa merotas dan memutasi sampai bulan Desember 2017. “Ini sama saja menyampaikan yang salah pada Kepala Daerah,” ujarnya.

Syamsurih mengapresiasi kepemimpinan Wali Kota Bima, HM Qurais dan Wakil Wali Kota Bima, H A Rahman terhadap keberhasilannya membangun daerah. Satu di antaranya mampu membawa Kota Bima keluar dari status disclaimer, kemudian kini mendapatkan meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian. (BK32)

Share
  • 79
    Shares
Komentari Berita
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Kearifan dalam pemilihan kata yang tidak mengandung pelecehan, intimidasi, dan SARA sangat kami hargai.
To Top