Connect with us

Ketik yang Anda cari

Pendidikan

Guru Itu Bukan Sekadar Pekerjaan, tapi Mengabdi

 

Eko Prasetyo

Kota Bima, Bimakini.- Profesi sebagai guru jangan hanya menjadi pekerjaan, namun untuk pengabdian. Meningkatkan kualitas diri melalui berbagai kegiatan pelatihan dan pengembangan lainnya.

Hal itu dikatakan Pengamat Pendidikan, Eko Prasetyo, kepada BimaEkspres (Group bimakini.com), di Hotel Marina, Rabu (4/10/2017).

Saat ini, kata penulis buku “Orang Miskin Dilarang Sekolah” ini, ada peningkatan mutu atau kualitas guru. Ini karena adanya kegiatan pengembangan mutu melalui berbagai pelatihan.

Selain itu, kata pria asal Yogyakarta ini, kesejahteraan guru juga meningkat dibandingkan sebelumnya. Peningkatan kesejahteraan ini juga mendorong peningkatan kualitas pendidik. “Aspek kesejahteraan sangat menentukan peningkatan mutu,” ujarnya.

Banyaknya pelatihan bagi guru, kata Eko membuat guru lebih banyak belajar. Berbeda dengan kondisi sebelumnya, akses yang terbatas untuk pengembangan kualitas guru.

Meskipun, kata dia, masih ada kesenjangan  antara perkoataan dengan perdesaan. Di perkotaan guru memiliki akses yang banyak untuk pengembangan diri. “Di wilayah pinggiran juga masih menganggap guru sebagai pekerjaan, bukan pengabdian, sehingga kurang memberi inspirasi dan edukasi,” terangnya.

Iklan. Geser untuk terus membaca.

Selain itu, kata dia, munculnya organisasi keguaruan yang independen, seperti Serikat Guru Indonesia (SGI) memberi andil peningkatan mutu. Kenyataan ini berbeda dengan situasi sebelumnya.

Bagaimana di Bima? Eko melihat adanya kampus keguruan menunjukkan adanya antusiasme tinggi mendorong lahirnya guru ideal. “PGSD di Bima secara kuantitas peminatnya tinggi, ini kesempatan untuk munculnya guru ideal. Tinggal membuat lingkungan pembelajaran yang ideal juga,” terangnya.

Misalnya, adanya gerakan literasi sebagai pengembangan komunitas pembelajaran. Namun,  ini jangan dipandang berdiri sendiri, tapi pemerintah harus memberi dorongan. “Bukan hanya kegiatan personal, namun harus didanai oleh pemerintah,” pesannya. (BK25)

Click to comment
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Hindari komentar bermuatan pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Berita Terkait

Pendidikan

Kota Bima, Bimakini.- Wakil Wali Kota Bima, H A Rahman H Abidin, SE, menyatakan saat era digital seperti sekarang ini, hampir semua orang menggunakan...

Pendidikan

Bima, Bimakini.- Serikat Guru Indonesia (SGI) Bima menjalin kerja sama dengan penerbit SMI Yogyakarta untuk menerbitkan buku tulisan best practice guru. Pada 7 Februari...

Pendidikan

Kota Bima, Bimakini.com.- Apa yang perlu menjadi catatan untuk Hari Guru Republik Indonesia? Pengamat pendidikan asal Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Taman...