Politik

Intensitas Komunikasi Politik jadi Pertimbangan Demokrat

 

Edy Sapril, SE

Kota Bima, Bimakini.- Meski sejumlah partai politik sudah memutuskan figur yang diusung pada Pemilihan Wali Kota Bima 2018, namun tidak dengan DPC Demokrat Kota Bima. Bahkan tahapan untuk memeroses figur yang sudah mendaftar dan mengikuti paparan visi-misi sempat dihentikan.

Sekretaris DPC Demokrat Kota Bima, Edy Sapril, SE mengatakan, dihentikannya proses itu karena partai fokus untuk mendaftar menjadi peserta Pemilu 2019. Namun, proses pendaftaran itu sudah dilakukan dan tinggal menunggu keputusan DPP.

Dipastikannya, figur yang akan diusung, mereka yang komunikasi politiknya intens. Nama yang mendaftar sebelumnya adalah H A Rahman H Abidin, SE, H Sutarman dan H Muhammad Lutfi, SE sebagai figur bakal calon wali Kota Bima. HM Irfan, Hj Fera Amelia dan Ir Muhammad Rum mendaftar sebagai bakal calon wakil wali Kota Bima.

“Saat penyampaian visi-misi minus Haji Muhammad Lutfi,” ujarnya  pada BimaEkspres di lokasi Peluncuran Pilkada Wali Kota Bima di lapangan Serasuba, Rabu (18/10/2017).

Bagaimana Rahman yang sebelumnya diusung Demokrat pada Pilkada sebelumnya? Edy mengakui itu bisa menjadi pertimbangan untuk  mengusung kembali.

Apalagi, kata dia, masyarakatt cukup puas dengan kepemimpinan HM Qurais-Rahman. Bahkan hasil survai  Demokrat tingkat kepuasan itu mencapai 60 persen. “Hasilnya cukup bagus,” ujarnya. (BK25)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Share
  • 35
    Shares
Komentari Berita
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Kearifan dalam pemilihan kata yang tidak mengandung pelecehan, intimidasi, dan SARA sangat kami hargai.
To Top