Peristiwa

Duh, Bentrok lagi Risa-Dadibou, Satu Luka Tembak

Aparat kepolisian masih berjaga hingga Ahad malam mengantisipasi bentrok susulan.

Bima, Bimakini.- Kelompok warga Desa Risa dengan kelompok Desa Dadibou Kecamatan Woha Kabupaten Bima kembali terlibat bentrok sekitar pukul 16.00 WITA, Sabtu (11/11/2017). Kedua kelompok warga itu saling serang menggunakan senjata api rakitan dan panah di areal persawahan perbatasan kedua Desa.

Pantauan Bimakini.com, kedua kelompok warga tersebut melengkapi diri dengan anak panah, parang, tombak, serta senjata api rakitan. Mereka bergantian saling serang di areal persawahan yang masih ditanami. Satu warga Desa Risa, Aswad (46), tertembak pada bagian lengan kanan.

Sejumlah warga Desa Risa di RT 07 RW 03 berhamburan keluar di jalanan sembari membawa anggota keluarga dan pakaian seadanya. Diduga, dikejar kelompok warga Desa Dadidou yang mendekati perkampungan.

Warga Desa Risa, Aswad, tertembak tidak jauh dari areal pesawahan. Beberapa warga menggotong korban keluar dari areal pesawahan. Informasi yang dihimpun di lokasi bentrok, Aswad, saat itu hendak mengambil sapi, kuatir akan dilukai kelompok warga yang saling serang.

Warga Desa Risa MN, membenarkan satu warga Desa Risa tertembak. “Korban diduga tertembak dari arah kelompok warga Dadibou mengenai tangan kanannya,” akunya.

MN menceritakan, hingga selesai azan magrib, suara tembakkan dari kedua kelompok warga, masih terdengar. Aksi saling serang kedua kelompok warga itu tidak mampu dihalau anggota Babinsa dan Babinkantibmas.

Saling serang kedua kelompok warga tersebut berakhir sekitar pukul 18.30 WITA, setelah aparat Polsek Woha, Polres Bima Kabupaten dibantu anggota Koramil Woha menghalau kedua kelompok warga itu. (BK34)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Share
  • 1.1K
    Shares
Komentari Berita
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Kearifan dalam pemilihan kata yang tidak mengandung pelecehan, intimidasi, dan SARA sangat kami hargai.
To Top