Peristiwa

Rencana Perluas Pelabuhan Bima, Pelindo III Bima Tunggu Amdal

Pelabuhan Bima.

Kota Bima, Bimakini.-  Saat ini, PT Pelindo III sedang merencanakan pengembangan dan perluasan areal Pelabuhan Bima di bagian Selatan. Selain itu, perencanaan penataan dan perluasan kawasan areal pelabuhan Bima. Sampai saat ini rencana itu masih dalam pengurusan dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal).

Humas Pelindo III Cabang Bima, Baidatun Fauziah,  di kantor setempat, Kamis (02/11) menyatakan  memang  saat ini merencanakan pengembangan areal pelabuhan Bima dan masih menunggu hasil Amdal. Berkas Amdal sudah diajukan dan sedang  menunggu untuk segera melaksanakan pembangunan perluasan pelabuhan. “Rencananya akan menyasar bagian Selatan pelabuhan Bima. Untuk rencana pengembangan pelambuhan Bima dibangun areal pelabuhan modern,” katanya.

Diakui Baidatun, Amdal ini untuk perluasaan dan penataan areal pelabuhan Bima satu paket dalam  empat item pekerjaan. Yakni pembangunan terminal modern, pengembagan dermaga, perbaikan jalan areal pelabuhan dan penyediaan fasilitas peti kemas. Untuk pembuatan Amdal Pelindo III Cabang Bima, pelaksanaannya langsung di Kementerian, karena memang Tim Amdal Kota Bima belum ada.

Dikatakannya, dari keempat item itu, hanya satu yang pasti akan dikerjakan tahun 2018 mendatang nanti. Yaitu pembangunan terminal modern.

Berkaitan dengan masalah lahan dengan warga setempat,  diakuinya, sesuai batas wilayah lahan Pelindo ditarik dari persimpangan SMKN 1 Kota Bima, ke Utara jembatan Melayu, Selatan sebelum TPI, dan sebelum Kantor Kelurahan Tanjung Kota Bima.

Disampaikan pula mengenai informasi penggusuran yang sedang menjadi bahan pembicaraan warga, diakui Baidatun, hal itu belum pasti. Saat ini masih dalam tahap perencanaan dan belum ke arah penggusuran. “Kita baru tahap perencanaan dan belum ke ranah penggusuran warga,” ujarnya.

Diisyaratkannya, penggusuran itu  bisa saja dilaksanakan dan bisa juga tidak, karena pihak Pelindo masih menunggu izin Amdal. Kalaupun jadi, kemungkinan sebanyak 1.500 Kepala Keluarga (KK) yang akan digusur nanti. (BK32)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Share
  • 212
    Shares
To Top