Politik

Tim SW Laporkan PPS Kelurahan Dara

Tim Gakumdu berkoordinasi di Sekretariat Panwaslu Kota Bima terkait adanya laporan pengaduan.

Kota Bima, Bimakini.– Tim pasangan bakal calon (Balon) perseorangan, Subhan-Wahyudin (SW) melaporkan PPS Kelurahan Dara, Kecamatan Rasanae Barat, ke Panwaslu Kota Bima, Rabu (26/12). Laporan itu terkait dugaan kelalaian atas proses verifikasi factual lapangan yang merugikan pasangan SW.

Pelapor, M Sauki mengaku, melaporkan PPS Kelurahan Dara, karena diduga tidak memahami aturan dan merugikan pihaknya. Laporan berawal saat proses verifikasi faktual akhir, Selasa (25/12).

Awalnya, kata dia, menerima laporan jika di Kelurahan Dara ada 333 dukungan yang belum terverifikasi atau sekitar 70 persen. Besarnya angka itu, sehingga tim penghubung menemui PPS menanyakan data tersebut.

Saat tim meminta data ke PPS, kata dia, justru mendapat jawaban mengejutkan. Bahwa data tersebut tidak bisa diberikan, karena rahasia. “Kami melihat ada ketidakpahaman atas aturan yang ada, sehingga merugikan kami,” ujarnya di Panwaslu Kota Bima, Rabu.

Padahal sebelumnya, kata dia, tim SW ikut membantu mengumpukan pendukung agar PPS Dara mudah memverifikasi. Pengumpulan pendukung dilakukan di Amahami dan lingkungan Niu. Namun, justru belakangan ketika berkoordinasi tentang data, dikatakan rahasia.

“Tujuan kami untuk meminta data, agar bisa membantu menghubungi pendukung, minimal kami melakukan video call,” terangnya.

Karena saat itu, kata Sauki, pihaknya harus mengontrol di kelurahan lain, sehingga meninggalkan PPS Dara. Di Kelurahan Paruga, pihaknya melakukan video call dengan pendukung didampingi PPK dan Panwascam. “Di Paruga justru kami bisa dapat data pendukung yang belum berhasil dihubungi PPS dan melakukan video call. Hasilnya yang kami hubungi lewat video call menyatakan dukungannya,” terangnya.

Jika hal itu bisa dilakukan di Kelurahan Dara, kata dia, maka setidaknya ada pendukung yang bisa dihubungi. “Kami hanya ingin menyelamatkan beberapa pendukung untuk menyatakan dukungan, meskipun tidak bisa semuanya,” ungkapnya.

Meski demikian, kata dia, pihaknya optimis pasangan SW bisa lolos verifikasi faktual. Hal itu berdasarkan hasil rekapitulasi di masing-masing PPS. “Memang ada yang TMS (Tidak Memenuhi Syarat), namun kami sudah menyiapkan dukungan untuk masa perbaikan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panwaslu Kota Bima, Sukarman, SH mengatakan, pihaknya sudah menerima laporan terkait hal itu. Bahkan sebelum pelapor datang, tim Gakumdu sudah berlumpul untuk menindaklanjutinya.

“Tim Gakumdu sudah langsung menunggu laporan masuk. Sejak awal laporan diterima, pendampingan langsung dilakukan Gakumdu, baik dari Kepolisian dan Kejaksaan,” terangnya.

Gakumdu, kata dia, akan memelajari apakah laporan tersebut memenuhi unsur formil dan meteril. Jika memenuhi, akan dilakukan registrasi. “Kami juga akan meminta keterangan saksi yang diajukan pelapor. Selanjutnya Gakumdu akan melakukan pembahasan awal,” jelasnya. (IAN)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Share
To Top