Olahraga & Kesehatan

112 Pecatur Non Master se-NTB ikuti Kejuaraan Bidak Sakti Cup I

Pembukaan kejuaraan catur non master.

Kota Bima, Bimakini.- Sebanyak 112 pecatur Non Master Se Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat (12/1), mengikuti Kejuaraan Terbuka Bidak Sakti Cup I di aula SMAN 2 Kota Bima.

Kegiatan itu dibuka Ketua Harian Percasi Kota Bima, Jaidun, S.Pd. Kejuaraan yang berlangsung 12-14 Januari menggunakan sistem Swiss tujuh babak dengan menggunakan catur klasik 60 menit setiap babak. Hadiah total sebesar Rp10 juta.

Ketua panitia, Sukrin A.Ch, SE (Eko), mengatakan, saat pertandingan pemain tidak boleh membunyikan HP dan jika berdering maka dianggap kalah, mereka tidak diperbolehkan merokok dan mengganggu lawan. Karena ini pertemuan keluarga besar catur di NTB jika ada masalah daat diselesaikan secara kekeluargaan.

Karena itu masing-masing daerah di NTB mengirimkan dutanya sebagai dewan hakim yang akan memutuskan bila terjadi persoalan. Pada pertandingan itu, katanya, setiap peserta diwajibkan mendafarkan diri dengan biaya pendaftaran senilai Rp25 ribu.

Tentu hasil ketetapan tehnical matting harus dipatuhi oleh semua pecatur yang mengikuti turnamen. “Kita berharap kegiatan ini dapat melahirkan pecatur handal di NTB. Karena itu keluaran kemampuan maksimal agar bisa menjadi pecatur handal di NTB,” katanya di aula SMAN 2 Kota Bima, Jumat.

Sekretaris Percasi Kota Bima, Anhar Alamanda, SH, mengapresiasi inisiatif klub Bidak Sakti Kota Bima dalam menggelar kejuaraan berskala NTB ini. Apalagi, panitia mampu menyiapkan dana yang lumayan untuk menggelar kejuaraan itu. Tentu saja Percasi Kota Bima tetap mendukung kegiatan itu.

“Semoga dengan kejuaraan ini muncul pecatur handal yang bisa diandalkan NTB. Saat ini kita masih kekurangan pecatur yang meraih gelar Master Nasional,” katanya.

Dia berharap pecatur dapat menjunjung tinggi sportifitas dan tetap menjaga suasana agar kejuaraan ini berlangsung baik dan sukses. (NAS)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
1
Share
  • 46
    Shares
To Top