Pemerintahan

Bupati tidak Hadir, Paripurna Dewan Ditunda

Bupati Bima, Hj Indah Dhamayanti Putri

Bima, Bimakini.- Untuk kesekian kalinya, anggota DPRD Kabupaten Bima protes atas ketidakhadiran Bupati Bima, Hj Indah Dhamayanti Putri. Seperti yang juga terjadi pada Sidang Paripurna, Senin (9/7)
Sidang kemarin, agendanya penyampaian jawaban Bupati atas Pandangan Umum ( PU) Fraksi terhadap laporan pertanggungjawaban Raperda pelaksanaan APBD tahun 2017. Meskipun Bupati Bima mengutus Asisten III, H Makruf, SE sebagai penggantinya.

Protes atas ketidak hadiran bupati itu disampaikan anggota DPRD Kabupaten Bima,  Muhammad Aminurllah, SE. Ketidakhadiran bupati bukan pertama kali, namun sudah kesekian kalinya.

Sidang yang dipimpin H Muhammad Ibrahim dan Drs H Syamsuddin banyak mendapat interupsi. Termasuk dari  Sulaiman MT, SH.
“Kejadian seperti ini, sudah sering terjadi. Bahkan lembaga dewan, seakan sudah tidak dihargai oleh pihak eksekutif,” sesalnya.
Seharusnya, kata dia, penyampaian jawaban atas Pandangan Umum (PU) Fraksi-Fraksi terhadap laporan pertanggungjawaban Raperda pelaksanaan APBD tahun 2017, dismapaikan langsung oleh bupati. Bukan mengutus asisten untuk mewakilinya.

“Karena bupati tidak hadir, maka sebaiknya rapat pada hari ini ditunda,” tegas Sulaiman.

Pangtauan BimaEkspres, lantaran dihujani interupsi, akhirnya diskor hingga 30 menit. Paripurna dibuka kembali sekitar pukul 11.47 Wita dengan agenda pembacaan surat penugasan Asisten III oleh Bupati.

Namun, interupsi kembali disampaikan anggota dewan lainnya, Ahmad Yani  Umar. Dia meminta paripurna ditunda sampai bupati datang. Karena, antara legislatif dengan eksekutif harus saling menghargai. “Harus ada harmonisasi, tidak boleh seperti kondisi dan keadaan seperti ini,” tuturnya.

Akhirnya, pimpinan sidang, H. Muhammad Ibrahim, mengabulkan permintaan peserta sidang dan diskor hingga Bupati Bima sendiri yang hadir. (PUL)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Share
  • 197
    Shares
To Top