Pemerintahan

Bolo Dipilih Sebagai Kecamatan Tertib Admindu

Zainuddin

Bima, Bimakini.- Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bima memilih Kecamatan Bolo sebagai salah satu Kecamatan Tertib Administrasi dan Kependudukan (Admindu). Bolo sekaligus menjaid duta Kabupaten Bima dalam lomba tertib Admindu tingkat Provinsi NTB tahun 2018.

Kepala Disdukcapil Kabupaten Bima, Zainuddin, SSos, MM mengatakan, untuk itu pihaknya memberikan sosialisasi sebagai persiapan menghadapi lomba tertib Admindu tingkat Provinsi NTB. Dipilihnya Bolo karena pertimbangan teroterial, sumber daya manusia dan kemudahan dalam proses pembinaannya.

Dikatakannya, jika dilihat dari hasil evaluasi dan penilaian melalui layanan mesra tahun 2017 lalu. Ada empat kecamatan yang progres dan cakupannya luar biasa, yakni Bolo, Madapangga, Sape, dan Wawo.

“Empat kecamatan itu yang progresnya bagus dalam tertib Admindu. Namun karena pertimbangan tersebut kita pilih Kecamatan Bolo,” ujarnya usai sosialisasi di Aula Camat Bolo, Selasa (31/7).

Dijelaskannya, tertib Admindu ini merupakan tertib legalitas anak manusia sejak lahir sampai mati. Dengan mencakup 32 jenis layanan. Diantaranya Akta kelahiran, akta kematian, perkawinan, KTP,KK, Surat pindah, legalisasi, Surat keterangan domisili dan lainnya.

“Jenis layanan tersebut akan terus kita tingkatkan di Bolo ini untuk persiapan lomba tersebut,” terangnya.

Lanjutnya, untuk saat ini jadwal lomba tersebut belum ditentukan. Meski demikian, pihaknya akan mulai persiapkan dalam menghadapi lomba tersebut. Dengan memberikan pelayanan khusus dalam beberapa hari kedepannya di Kecamatan Bolo ini terkait Admindu.

“Kami inginkan menyangkut adminstrasi tersebut akan dituntaskan. Sebelum lomba itu digelar,” ungkapnya.

Dengan adanya agenda tersebut dia mengimbau pada Kepala Desa (Kades) untuk mendata warga yang belum memiliki adminstrasi kependudukan tersebut. Terutama warga yang belum memiliki KTP Elektronik.

“KTP Elektronik ini penting. Terutama bagi pemilih pemula dalam menghadapi Pemilu 2019 mendatang. Kalau 2018 sudah kita cetak sekitar 2000 lembar. Yakni mereka yang melakukan perekaman sebelum Pilkada Juni lalu,” pungkasnya. (YAN)

Share
Komentari Berita
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Kearifan dalam pemilihan kata yang tidak mengandung pelecehan, intimidasi, dan SARA sangat kami hargai.
To Top