Pemerintahan

Bupati Kunjungi Perekaman KTP-E di Desa Rasabou

Bima, Bimakini.- Bupati Bima, Hj. Indah Dhamayanti Putri mengunjungi perekaman KTP-E di Desa Rasabou, Rabu (10/10). Saat berada di tengah warga yang melakukan perekaman KTP-E, bupati menyampaikan, bahwa hal ini penting sebagai identitas atau dokumen kewarganegaraan.

Kegunaan lainnya, kata bupati, termasuk sebagai syarat mutlak untuk menjadi peserta pemilih dalam Pileg, Pilpres akan datang. “KTP-E sangat penting dan harus dimiliki oleh setiap warga yang sudah cukup umur untuk memilikinya,” ujarnya.

Kata Bupati, warga mestinya bersyukur dengan upaya pemerintah saat ini. Dimana sebelumnya tidak pernah dilakukan perekaman KTP-E di setiap desa.

Nah kata Bupati, dengan kehadiran pihak Dukcapil seperti ini, warga harus menyempatkan diri dan bersabar untuk melakukan perekaman. “Perekaman KTP-E seperti ini adalah inovasi baru dari pemerintah. Yang mestinya harus diterima baik oleh lapisan masyarakat, apalagi identitas kewarganegaraan ini penting dimiliki,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Dukcapil, Zunaidin HI menyampaikan, perekaman KTP-E dengan turun langsung ke desa seperti ini merupakan inovasi baru atau terobosan baru dari pemerintah untuk menjemput bola. “Sehingga warga memiliki legalitas hukum yang jelas seperti KTP-E, KK dan Akta Kelahiran,” ujar Zunaidin.

Kata dia, terkait perekaman KTP-E sudah berbeda dari sebelumnya. Saat ini sudah memiliki mesin baru untuk mencetak langsung KTP-E, sehingga database bisa diakses secara online ke Kemendagri. “Perekaman KTP-E walau pun dilakukan di tingkat desa tidak repot lagi. Karena bisa dicetak secara langsung tanpa harus mengambil lagi di kantor Dukcapil,” bebernya.

Tim Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kabupaten Bima, Ahmad Fansuri menyampaikan, pihaknya bermitra dengan pemerintah terkait kepemilik identitas kewarganegaraan bagi seluruh masyarakat. Terkait hal itu, kegiatan ini merupakan pemenuhan identitas hukum bagi anak khusunya usia nol hingga 18 tahun sekaligus bagi teman teman disibalitas bahkan kaum marjinal.

“Kami hadir untuk membantu mereka. Sehingga pemenuhan identitas hukum bagi mereka terwujud,” ujar Ahmad.

Selain itu kata dia, lebih kepada hak dasar bagi setiap orang itu harus memiliki identitas hukum. Karena pada prinsipnya semua warga negara itu wajib memiliki identitas kewarganegaraan. “Intinya kegiatan ini sangat membantu masyarakat. Sekaligus memudahkan masyarakat untuk memiliki indentitas kewarganegaraan,” ungakpnya. (YAN)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Share
  • 78
    Shares
To Top