Pemerintahan

Giliran Lewirato Dicanangkan jadi Kampung KB

Kota Bima, Bimakini.- Asisten I Setda Kota Bima, Drs H M Farid, MSi, mencanangkan Kampung KB “Kampo Rade” bersama Ketua TP PKK Kota Bima, Hj Ellya. Kelurahan Lewirato merupakan lokasi ketiga pencanangan Kampung KB Kota Bima tahun 2018.

“Di setiap Kelurahan yang menjadi lokasi pencanangan tetap akan dimeriahkan, sebagai upaya untuk menarik perhatian masyarakat serta menggugah kesadaran kolektif untuk bersama-sama mensukseskan program Kampung KB ini,” kata Asisten I.

Ketua TP PKK, Hj Ellya mengatakan, Program Kampung KB memiliki fungsi penting dalam kerangka pembangunan daerah. Karena Program Kampung KB bukan hanya berkutat dalam lingkup pengendalian jumlah penduduk.

“Namun lebih dari itu, Kampung KB ini menjadi pusat informasi dan konsultasi keluarga. Program Kampung KB menjadi embrio dari terwujudnya Kota Layak Anak, seperti yang sama-sama kita cita-citakan”, kata Ketua TP PKK Kota Bima.

Pencanangan Kampung KB Kampo Rade Lewirato diawali dengan pembacaan profil Kampung KB oleh Lurah Lewirato, dirangkaikan dengan pengukuhan pengurus Pokjanal Kampung KB Kelurahan Lewirato oleh Ketua TP PKK Kota Bima.

Drs. Sukirman, SH, MM, dikukuhkan sebagai Ketua Pokjanal Kampung KB Kampo Rade. Firhadi, S.Sos, sebagai Sekretaris, dan Ida Rahmawati sebagai bendahara.

Struktur organisasi Pokjanal memiliki 8 seksi, yakni seksi keagamaan, sosialisasi/pendidikan, produksi, ekonomi, perlindungan, kasih sayang, sosial budaya, dan pembina lingkungan.

Keberadaan berbagai seksi ini diharapkan bisa mendukung tujuan Kampung KB, dimana Kampung KB diharapkan bisa melakukan pemberdayaan ekonomi hingga menjadi pusat informasi yang mampu mengadvokasi perlindungan perempuan dan anak, juga kasus-kasus seperti trafficking, KDRT, pornografi, serta narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya (NAPZA) yang menjadi masalah utama kependudukan saat ini. Selain itu, Kampung KB juga menjadi tempat konsultasi keluarga atau parenting.

“Berikutnya jika ada kasus-kasus terkait hal-hal tersebut, kita tidak menunggu jatuh korban. Kalau ada kasus, pak RT/RW, Lurah, dan tokoh agama serta para penyuluh sudah menyatu untuk bisa memberikan layanan atau bantuan kepada anggota masyarakat,” harap Ketua TP PKK Kota Bima.

Kegiatan juga diisi dengan kunjungan ke pelayanan KB, pelayanan kesehatan gratis dan IVA, pelayanan akta kelahiran dan Kartu Keluarga gratis, serta pameran mini pembangunan. (DED)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Share
  • 23
    Shares
To Top