Pendidikan

Kinerja Kepala SD dan SMP di Bolo Dievaluasi

Bima, Bimakini.- Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikbudpora) Kabupaten Bima  mengevaluasi kinerja kepala SDN dan SMP se-Kecamatan Bolo, Selasa (9/10). Kegiatan tersebut digelar di empat sekolah, yakni di SMPN 4 Bolo untuk semua Kepala SD dan SMP yang berlokasi di Desa Rasabou dan Tambe.

Kabid Kebudayaan Dikpora Kabupaten Bima, A Salam Gani. Mengatakan, untuk di SMPN 1 Bolo diikuti oleh Kepala SD dan SMP yang berlokasi di Desa Rato, Kananga, Tumpu, Leu dan Timu. “Untuk lokasi SMPN 4 Bolo dilaksanakan pagi hari. Pada siangnya di SMPN 1 Bolo,” ujarnya.

Kata Salam, kegiatan tersebut dilakukan untuk mengevaluasi kompetensi akademik Kepala Sekolah (Kasek). Mengetahui sejauh mana kinerja Kasek dalam menjalankan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di sekolah dipimpinya.  “Kegiatan ini menjadi tolak ukur penerapan sistem pembelajaran di sekolah,” terangnya.

Selain itu, kata dia, hal lain yang dievaluasi adalah kompetensi sosial Kasek. Pasalnya, banyak laporan warga dan mitra bahwa banyak Kasek yang tidak pandai bergaul dan bersosial di lingkungan masyarakat maupun dengan mitra kerja seperti wartawan dan LSM. “Wartawan dan LSM itu sahabat sekaligus mitra kerja, jangan merasa risih kalau mereka datang ke sekolah. Justru kehadiran mereka bisa membantu publikasi kinerja positif sekolah,” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut pihak Dikbudpora melakukan pemetaan wilayah kerja Kasek. Karena kedepan diharapkan semua jajaran pendidikan khusus sekolah akan ditempatkan sesuai domisili masing-masing. “Supaya lebih optimal kinerja Kasek dan guru, kedepan akan ditempatkan di sekolah yang dekat dengan tempat tinggal mereka,” bebernya.

Lanjutnya, kegiatan tersebut akan dilanjutkan Rabu (10/10) di dua sekolah yakni SMPN 2 Bolo dan SMPN 3 Bolo. SMPN 2 Bolo meliputi semua Kasek yang ada di Desa Bontokape, Darussalam, Sondosia, dan Sanolo. Sementara SMPN 3 Bolo meliput semua Kasek yang ada di Desa Rada dan Nggembe.

Sementara itu, Sekertaris Dikbudpora, Drs H Lukman, MSi mengatakan, pihaknya melakukan evaluasi hasil penilaian kinerja Kasek yakni merujuk lima pokok tugas Kasek sesuai Permendikbud nomor 6 tahun 2018. Pada prinsipnya lima pokok tugas Kasek tersebut subtansinya adalah kualitas output yang diawali dengan kualitas proses dan penataan sekolah. “Sekolah harus nyaman. Sehingga proses KBM lancar,” ujarnya.

Selain itu, kegiatan ini untuk mendorong semua Kasek agar terus meningkatkan kompetensi sosialnya masing-masing. Pasalnya, guru dan Kasek merupakan panutan dalam lingkungan masyarakat. “Karenya mereka harus bisa terlibat aktif dan ikhlas dalam kegiatan-kegiatan sosial kemasyrakatan,” harapnya.

Lukman menambahkan, pihaknya menekankan kepada semua Kasek agar menjaga semua aset sekolah. Karena, aset-aset tersebut merupakan asset daerah yang harus dijaga dan dirawat dengan baik. Kalau hal itu tidak dilakukan akan mempengaruhi predikat yang telah diraih oleh pemerintah daerah selama ini. “Aset harus dijaga dengan baik. Karena predikat WTP diraih oleh Bupati Bima, salah satu indikatornya adalah penertiban aset dengan baik,” pungkasnya. (MAN)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Share
  • 14
    Shares
To Top