Hukum & Kriminal

Terduga Pelaku Pembacokan Serahkan Diri

ilustrasi

Bima, Bimakini.- IR  (35) warga Desa Bontokape, Kecamatan Bolo yang diduga  sebagai pelaku pembacokan terhadap Darwis (40) warga Desa Rada telah menyerahkan diri. Kini terduga pelaku sudah diamankan di Mapolres Kabupaten Bima.

Demikian disampaikan Kapolsek Bolo, AKP. Muhtar HI S. Sos saat dihubungi lewat selulernya, Rabu (10/10) sekitar pukul 18.40 Wita.

Kata Kapolsek, terduga pelaku menyerahkan diri sekitar pukul 15.30 Wita. Pelaku mendatangi kediaman Kasat Tahti Polres Bima, Supardin yang kebetulan berada di desa setempat.

“Saat anggota mencari terduga pelaku. Ternyata terduga pelaku sudah dibonceng menuju Polres oleh Kasat Tahti,” terangnya.

Baca Juga: Sembilan Tahun Simpan Dendam, Korban Dibacok Berkali-kali

Lanjutnya, terkait kasus tersebut pihaknya sudah melakukan penyelidikan awal yakni memanggil beberapa saksi untuk dimintai keterangan. “Barang Bukti (BB) berupa parang dan baju korban sudah diamankan. Bahkan sekitar TKP sudah dipasang garis polisi,” tuturnya.

Kemudian kata dia, terkait kasus tersebut taahapan selanjutnya akan ditangani oleh pihak Polres yakni tahapan penyidikan. “Kami sudah melakukan penyelidikan awal. Selanjutnya akan ditangani oleh pihak Polres,” ungkap Kapolsek.

Dijelaskan dia, pemicu terjadinya pembacokan tersebut diduga kuat karena aksi dendam saat Pilkada sembilan tahun lalu. Saat itu korban datang untuk menonton acara hiburan orgen tunggal. “Korban tidak lama tonton acara tersebut. Selang beberapa menit datang terduga pelaku langsung kibas korban berapa kali hingga mengalami luka bagian kepala sebelah kanan, di bagian  leher sebelah kanan, dan bagian depan paha kanan,” pungkasnya.

Kasat Reskrim Polres Bima, AKP. Dhafid Siddiq,SH SIK melalui WhatsAPP membenarkan bahwa terduga pelaku pembacokan terhadap Darwis warga Rada sudah serahkan diri. Kini yang bersangkutan diamankan di Mapolres Bima. “Terduga pelaku pembacokan atas nama Irfan warga Bontokape. Kini berada dibalik jeruji tahanan Polres Bima,” ujarnya.

Kata Dhafid, terkait kasus tersebut, pihaknya mengimbau warga lebih khusus kepada keluarga korban agar bersabar serta menyerahkan masalah tersebut ke pihak penegak hukum. “Warga dan keluarga harap sabar. Kasus tersebut tetap ditindaklanjuti sesuai prosedur hukum,” ungkapnya. (YAN)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Share
  • 152
    Shares
To Top