Connect with us

Ketik yang Anda cari

Peristiwa

“Pak, Kami Sudah Dua Tahun Hidup di Bawah Tenda Pengungsian”

Salah satu korban banjir yang masih hidup di bawah tenda pengungsian.

Kota Bima, Bimakini.- Dua tahun sudah banjir bandang melanda Kota Bima, imbasnya puluhan rumah hanyut dan rusak. Sementara sebagian besar warga korban masih hidup di bawah tenda pengusian.

Mereka memertanyakan, kapan realisasi bantuan diserahkan kepada para korban. Termasuk bantuan uang yang tidak jelas hingga saat ini.

Kepada Bimakini.com, salah seorang korban banjir, Rita Sahara mengaku bingung, karena dua tahun sudah hidup di bawah tenda pengungsian. Derita yang dialaminya, seolah dilupakan pemerintah.

“Saya juga bingung dengan sikap Tim Rehab Rekon Bencana Kota Bima. Pak, kami sudah dua tahun hidup di bawah tenda pengungsian, sementara uang bantuan tidak kunjung diserahkan,” ujar Rita Sahara, warga Rabadompu Barat, Rabu (21/11).

Dua pekan lalu, kata dia, ada penyerahan secara simbolis dilakukan oleh Wali Kota Bima, bagi korban banjir. Saat itu, Rita juga hadir. Namun uang yang diserahkan itu, tidak ada wujudnya.

Iklan. Geser untuk terus membaca.

Padahal, kata dia, bantuan uang sudah ada sejak tahun 2017 lalu. Lantas mengapa tidak kunjung diberikan dan terus dibiarkan hidup di bawah selembar terpal.

Seharusnya, kata dia, dua tahun pascabanjir, dana bantuan sudah diserahkan. Jangan sampai, para pejabat lupa ada rakyatnya menderita.

“Mungkin suka melihat rakyatnya hidup menderita seperti ini. Kan aneh, uang bantuan sudah ada, tetapi tidak mau diberikan pada korban banjir. Ini jadi pertayaan besar,” ujarnya.

Bahkan, dia mendengar banyak alasan penundaan penyerahan dana tersebut. Salah satunya aka nada verifikasi ulang, karena diduga ada data korban bermasalah.

Iklan. Geser untuk terus membaca.

“Lalu selama dua tahun dilakukan verifikasi apa tidak cukup. Dua tahun verifikasi waktu yang lama, bila dikerjakan secara professional tidak butuh dua tahun, dua bulan saja sudah selesai,” tukasnya.

Untuk itu, meminta agar Wali Kota Bima, H Muhammad Lutfi, SE mendesak pejabatnya segera merealisasikan bantuan tersebut. (DED)

Ikuti berita terkini dari Bimakini di Google News, klik di sini.

Click to comment
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Hindari komentar bermuatan pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Berita Terkait

Peristiwa

Kota Bima, Bimakini.- Dua tahun lebih sudah banjir bandang melanda Kota Bima, tepatnya akhir 2016 lalu. Namun, hingga kini rumah bagi korban banjir yang...

Peristiwa

Kota Bima, Bimakini.- Keributan terjadi di Kantor Dinas Pemukiman Kota Bima, Selasa (17/7) pagi.  Paristiwa itu terjadi, lantaran sejumlah warga yang mengaku korban banjir...

Peristiwa

Kota Bima, Bimakini.- Sejumlah korban banjir bandang Kota Bima pada akhir tahun 2016 dan awal tahun 2017, hingga kini masih ada yang tinggal beratapkan...

Pemerintahan

Kota Bima, Bimakini.- Aksi demo puluhan warga korban banjir bandang asal Kelurahan Rabadompu Timur Kecamatan Rasanae Timur dilakukan, Senin lalu. Beragam tuntutan mereka sampaikan. Bagaimana...

Politik

Kota Bima, Bimakini.-  Anggota DPRD Kota Bima, Nazamuddin, SSos, menyesalkan sikap Wali dan Wakil Wali Kota Bima yang tidak menemui warga korban banjir saat...