Hukum & Kriminal

Warga Desa Maria Utara, Tewas Dibacok Tetangga

Suasana pemakaman korban di Desa Maria Utara, Baadiah Astyad, Senin.

Bima, Bimakini.-   Baadiah Arsyad (45 Tahun) Warga RT 11 Dusun Kawae Desa Maria Utara Kecamatan Wawo, Senin (5/11) Sekitar Pukul 05.30 Wita, tewas dibacok oleh Mas’ud (28 Tahun) warga RT 12, tetangga korban. Pelaku  diduga baru dua bulan kembali dari rumah sakit jiwa di Mataram.

Ibu empat anak ini dibacok ketika sedang memberikan makan ayam di halaman rumahnya. Namun, tidak menyangka tetangganya yang mendekatinya berbuat nekat membunuhnya.

Mas’ud dengan kapak di tangannya beringas membacoknya hingga tewas. Pemuda yang pernah bekerja di Malaysia, kembali ke desanya dengan kondisi sakit jiwa.

Kapolsek Wawo, IPTU Masdidin, SH, menjelaskan, petugas piket mendapatkan informasi dari warga setempat terkait  kasus pembunuhan di RT 11 Dusun Kawae Desa Maria Utara. Saat itu juga aparat langsung ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan kronologis kejadiannya berawal pada saat korban sedang memberikan makan ayam di halaman rumahnya, kemudian pelaku yang berjalan ke arah korban dengan memegang sebuah kapak, tetapi secara tiba-tiba langsung membacok bagian kepala korban sebanyak dua kali hingga korban tersyukur ke belakang.

Tidak puas dengan itu, katanya, pelaku tanpa rasa belas kasihan kembali mengarakan kapaknya ke dada korban yang tidak berdaya hingga mengakibatkan korban meninggal di TKP.

“Setelah kita berada di TKP kita langsung mengecek korban, kemudian mengamankan barang bukti dan memasang police line dan saat itu juga langsung mengamankan pelaku ke Mapolsek Wawo,” ujarnya di Polsek Wawo, Senin Sore.

Dengan kejadian itu, terangnya, aparat kepolisian Sektor Wawo langsung berkoordinasi dengan Camat Wawo, Ridwan, Kepala Desa Maria Utara,  dan beberapa elemen warga untuk mengingatkan pihak keluarga korban untuk tidak melakukan tindakan anarkisme, pengrusakan rumah orang tua pelaku dan tindakan lain yang melanggar hukum.

“Kita minta  agar seluruh masalah yang berkaitan dengan kasus pembunuhan itu, diserahkan kepada aparat kepolisian untuk menanganinya,” katanya.

Pada pukul 07.40 Wita, katanya, Mas’ud diduga sebagai pelaku pembunuhan diamankan ke Mapolsek Wawo kemudian diserahkan dan diamankan di Mapolres Bima Kota. Sekitar Pukul 08.30 Wita Baadiah sebagai korban diangkut ke Puskesmas Wawo untuk di Visum dan di otopsi. Sekitar pukul 09.10 Wita team inafis Polres Bima Kota bersama team yang dipimpin Kaur identifikasi Bripka Ediyanto melakukan otopsi terhadap kasus pembunuhan. Sementara situasi Kamtibmas di Dusun Kawae masih aman dan kondusif.

Latar belakang pelaku melakukan pembunuhan terhadap Baadiah, katanya, tidak ada atau masalah apapun antara pelaku dengan korban. Namun pelaku diduga mengalami gangguan jiwa karena sekitar 8 Agustus 2018 pelaku baru saja keluar dari Rumah Saki Jiwa Mutiara di Mataram dan pelaku masih dalam pengawasan. Baadiah korban pembunuhan dikuburkan di pekuburan umum Dusun Kaware sekitar pukul 17,00 Wita. (NAS)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Share
  • 1.4K
    Shares
To Top