Pendidikan

Pesta Literasi “Kreta Api Jali” Tingkatkan Kemampuan Siswa

Bima, Bimakini.- Pada Abad ke 21 ini, kemampuan berliterasi peserta didik berkaitan erat dengan tuntunan keterampilan membaca yang berujung pada kemampuan memahami informasi secara analitis, kritis dan reflektif.  Akan tetapi pembelajaran di sekolah dianggap belum mampu secara maksimal mewujudkan hal tersebut.

Oleh karena itu, sejak tahun 2016 Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia mencetuskan program Gerakan Literasi  Sekolah (GLS). Untuk mendukung program Gerakan Literasi, tiap sekolah berlomba-lomba untuk meningkatkan kecakapan literasi.

Kini kecakapan literasi pun beragam, tidak hanya membaca, menulis dan berhitung tetapi sudah merambah pada literasi visual, literasi digital, literasi budaya, literasi sastra, literasi Al-Quran dan lainnya,” ujar Konsultan Relawan Sekolah Literasi Indonesia, Neneng Sri Fardillah, S.Pd,Gr.

Untuk meningkatkan kecakapan literasi di SDN Inpres Tolouwi, Konsultan Relawan (Sekolah Literasi Indonesia) bersama Awardee Bakti Nusa Dompet Dhuafa dan guru di SDN Inpres Tolouwi mengadakan Pesta Literasi Kreativitas Anak Pintar Jago Literasi (Kreta Api Jali). Bertepatan pada peringatan Hari Ibu, Sabtu 22 Desember 2018 mulai dari pukul 08.00 sampai pukul 14.00 Wita.

“Kegiatan ini diawali dengan mengajak siswa-siswa untuk menuliskan surat cinta kepada ibunya dan akan mereka berikan surat tersebut kepada ibu mereka masing-masing di rumah ketika pulang dari sekolah nanti,” tutur Neneng.

Kepala SDN Inpres Tolouwi, Sitti Jubaidah, S.Pd, dalam sambutanya mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan ini dan meminta siswa mengikuti kegiatan ini dengan penuh semangat karena ini adalah pesta literasi yang pertama kali diadakan di SDN Inpres Tolouwi. Pesta Literasi sengaja dikemas dalam bentuk kegiatan lomba sederhana dan outbond inspirasi yang melibatkan semua siswa agar mereka dapat berpartisipasi secara langsung. Siswa kelas 1 dan 2 mengikuti lomba mewarnai  (literasi visual) siswa kelas 3 dan 4 mengikuti lomba membaca puisi (literasi sastra) sedangkan kelas 5 dan 6 mengikuti lomba cerdas cermat (literasi sains),” ucap Sitti Jubaidah.

Setelah ketiga lomba tersebut selesai kemudian dilanjutkan dengan outbond inspirasi yang dilaksanakan di halaman sekolah. Siswa-siswa yang sudah dibagi dalam beberapa team sangat antusias mengikuti outbond dan games yang diberikan. Siswa yang memperoleh jumlah skor tertinggi di masing-masing lomba diberikan hadiah, begitu juga pemenang dari setiap games outbond inspirasi masing-masing mendapatkan hadiah dan dibagikan kepada teman anggota kelompoknya.

“Semoga kedepannya pesta literasi seperti ini bisa diadakan lagi karena kegiatan  ini dapat menjadi ajang untuk menemukan siswa-siswa yang berbakat  dan membangun kreativitas siswa serta melatih siswa untuk berpartisipasi dan berani tampil dalam suatu kegiatan,” ungkapnya. (YAN)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Share
  • 56
    Shares
To Top