Peristiwa

587 Warga Bantaran Sungai Masih Enggan Direlokasi

Suasana pertemuan dengan warga Bantaran Sungai.

Kota Bima,  Bimakini.- Masih ada 587 warga bantaran sungai menolak direlokasi.  Hal tersebut disampaikan Kepala BPBD Kota Bima,  Ir H Syarafuddin saat silaturahmi bersama warga bantaran sungai, di Gedung  Seni Budaya, Rabu (9/1) sore.

Hadir Wali Kota Bima, H Muhammad Lutfi, Ketua DPRD Kota Bima, Syamsurih, SH, Kajari Bima Widagdo Mulyono, SH, MH, perwakilan Kodim 1608/Bima dan Polres Bima Kota.

Syarafuddin menyampaikan, masyarakat yang bermukim di bantaran sungai yang belum bersedia atau belum memutuskan untuk direlokasi sebanyak 587 orang. Tersebar di 5 Kecamatan dan 26 Kelurahan.

Di Kecamatan Rasanae Barat 206 orang menolak, Kecamatan Asakota 94 orang, Kecamatan Raba 142 orang, Kecamatan Rasanae Timur 6 orang, dan Kecamatan Mpunda 139 orang.

Disampaikannya,  Kota Bima memiliki potensi bencana seperti banjir bandang, tanah longsor, gempa bumi, angin puting beliung, dan konflik sosial.

Berdasarkan informasi prakiraan dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bima, bahwa curah hujan untuk wilayah Kota Bima dan Bima untuk bulan Januari 2019 sampai dengan Maret 2019 masuk dalam kategori menengah hingga sangat tinggi.

Puncak musim hujan diprediksi akan terjadi pada pertengahan Januari, sehingga diimbau kepada seluruh masyarakat untuk waspada. Karena  akibat yang ditimbulkan oleh curah hujan tinggi, meluapnya air sungai, jalanan licin, pohon tumbang, banjir, tanah longsor,  serta bencana hidrometeorologi lainnya. (DED)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Share
  • 82
    Shares
To Top