Hukum & Kriminal

Kedua Warga Timu Pilih Damai, Setelah Cekcok Taruhan Pileg

Kedua warga Timu yang berdamai.

Bima, Bimakini.- Kasus dugaan penganiyaan warga Desa Timu, Arman Abdullah yang dilakukan oleh Muzakir atau JK, Sabtu (29/12) lalu berujung damai. Proses damai tersebut difasilitasi oleh Polsek Bolo dan dihadiri oleh Sekdes Timu, Ketua RT, Istri korban, Toda dan Toma yang berlangsung di Mapolsek Bolo, Kamis (3/1).

Sebelumnya, keduanya terlibat perkelahian, karena masalah taruhan untuk caleg Pemilu 2019 nanti.

Kapolsek Bolo, AKP Muhtar HI S Sos membenarkan bahwa kasus dugaan penganiyaan tersebut sudah berakhir damai. Yakni kedua belah pihak sudah saling memaafkan. Juga tiak akan saling dendam serta tak akan melanjutkan proses hukum tersebut. Yakni korban akan mencabut laporan dan pelaku akan menggantikan biaya pengobatan yang dialami korban.

“Kasus itu sudah terselesaikan. Yakni kedua belah pihak sudah saling memaafkan,” ujarnya, Kamis (4/1).

Kata dia, kesepakatan damai tersebut sudah dituangkan dalam surat pernyataan bersama. Hal itu dilakukan untuk saling menjaga dan mengikat agar tak terjadinya kejadian yang sama dikemudian hari bagi kedua belah pihak.

“Kita sudah buat surat pernyataan bersama. Usai terjadinya kesepakatan kedua belah pihak tersebut,” terangnya.

Dia berharap pada kedua belah pihak agar bersama-sama introspeksi diri. Terutama sekali menjaga kamtibmas dan mnghargai satu sama lain.

“Pilihan boleh beda tapi. Tapi jalinan silaturahmi tersebut harus selalu kita jaga bersama,” pungkasnya. (YAN)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Share
  • 50
    Shares
To Top