Pemerintahan

Rumah Tenun di Penaraga Terbengkelai?

Kondisi Rumah Tenun Bima yeng kerap terlihat sepi dan tidak terawat.

Kota Bima,  Bimakini.-  Gedung megah Rumah Tenun di Kelurahan Penaraga, berdiri megah. Apalagi bangunan itu menelan anggaran miliaran rupiah.

Diawal setelah bangunan Rumah Tenun itu jadi, terlihat ada aktivitas dan terbuka. Namun, rupanya belakangan ini, kerap kali pagar Rumah Tenun itu tertutup dan terkesan kurang terawatt.

Bahkan tulisan nama UPT Rumah Tenun di bawah naungan Dinas Diskoperindag Kota Bima itu banyak yang copot. Gedung itu peruntukkannya menjadi tempat mengenalkan budaya menenun dan kain tenun khas Bima.

Serta menjadi pusat promosi produk. Namun, terkesan Rumah Tenun satu-satunya di Pulau Sumbawa itu kurang terawat dan ditelantarkan.

Pantauan Bimakini.com, sejak satu pekan, gedung megah itu terlihat ada aktifitas didalamnya. Kenyataan itu juga terlihat sebelumnya.

Namun, Kepala Diskoperindag Kota Bima, Hj Nurjanah, SSos selaku OPD mengelola membantah Rumah Tenun tidak berpenghuni tersebut ditelantarkan. “Tidak benar kami telantarkan gedung tenun Bima,  tetap ada kegiatan dilaksanakan,” ujarnya via telepon.

Dijelaskannya, jika ada kegiatan, maka tempat itu akan difungsikan. Namun, diakuinya  gedung itu tidak ditempati staf setiap harinya.

Jika ada pelatihan menenun, menjahit dan lainnya selalu digelar di Rumah Tenun. “Kegiatan apapaun urusan tenun disanalah dilakukan,  insyaAllah mas itu tanggung jawab dunia akhirat,” tutupnya. (DED)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Share
  • 120
    Shares
To Top