Hukum & Kriminal

Sidang PTUN Lahan Ama Hami Warga Sodorkan Sejumlah Bukti

Sidang di PTUN Mataram.

Kota Bima,  Bimakini.- Lanjutan gugatan warga Kelurahan Dara terhadap pencaplokan laut Ama Hami berlanjut, Kamis (3/1) di PTUN Mataram.  Agenda sidang,  replik dari tergugat dan intervensi serta pengajuan pembuktian dari penggugat.

Salah seorang warga, H Sidik Ridwan kepada Bimakini.com mengatakan,  sidang agenda pembuktian dari pihak penggugat terhadap tergugat, BPN Kota Bima. Serta pihak intervensi, yaitu pemilik sertifikat laut atas nama Eti Hariati.

Dikatakannya, BPN Kota Bima hadir dengan dua penasehat hukumnya begitu pun pihak intervensi.

Kata Sidik, pihaknya telah mengajujan bukti dan mempresentasikan dengan proyektor. Bukti yang diperlihatkan seperti foto laut Ama Hami sejak tahun 2004 sampai sebelum munculnya proyek jalan dua jalur. “Kan jelas di dalam foto kami ajukan  laut di sertifikat,” ujarnya.

Selain itu, adanya keanehan pada SPPT, karena alamatnya RT 0 dan RW 0. Serta sertifikat pemecahan dan sertifikat induk laut Ama Hami.  Sementara pihak BPN sendiri saat itu tidak mau membacakan pembuktiannya,  hanya menyampaikan bukti secara tertulis.

Tambah Sidik,  pihaknya sempat mendesak untuk dibacakan namun menolak. Informasi bukti yang diajukan BPN Kota Bima terkait dengan prosedural pembuatan sertifikat.

Lanjut Sidik,  untuk Kamis pekan depan, agenda sidang akan dilanjutkan dengan mendengarkan keterangan saksi dari para pihak. Sidik menjadi salah satu saksi nantinya.

Saat persidangan, dirinya akan mempertayakan kepada pihak BPN Kota Bima, bagaimana saat melakukan pengukuran sertifikat Ama Hami. Apakah dengan sampan atau malah dengan cara berenang dilautan. “Sidang pekan depan akan saya tayakan masalah itu,” ujarnya.

Setelah agenda mendengarkan saksi,  selanjutnya pihak PTUN akan turun bersama ke lokasi laut Ama Hami. “Kami tunggu nanti saat semua pihak turun ke lokasi gugatan,  apakah disertifikat laut atau tanah, ” tegasnya. (DED)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Share
  • 74
    Shares
To Top