Pemerintahan

Wali Kota Ajak Warga Bantaran Sungai untuk Direlokasi

H Muhammad Lutfi, SE

Kota Bima,  Bimakini.- Wali Kota Bima, H Muhammad Lutfi, SE pertemuan dan konsolidasi dengan warga bantaran sungai yang  rawan terdampak bencana. Pertemuan diselenggarakan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bima Rabu (9/1) sore  di Gedung Seni dan Budaya Kota Bima.

Wali Kota menyampaikan harapannya agar yang bermukim di bantaran sungai agar mau direlokasi. Agar muncul rasa aman dan tidak lagi trauma akan banjir bandang yang pernah terjadi di Kota Bima. Juga tidak was-was lagi setiap kali terjadi hujan maupun kenaikan air sungai.

Lutfi menjelaskan, saat ini Kota Bima masih dalam tahap penanganan pascabencana banjir bandang tahun 2016. Pemerintah Kota Bima masih berikhtiar dan mengusahakan mencari sumber-sumber pembiayaan penanganan pascabencana melalui bantuan-bantuan dari Pemerintah Pusat, swasta, dan lembaga-lembaga non government.

“Pertemuan sore hari ini dilaksanakan sebagai bentuk konsolidasi dan sosialisasi Pemerintah untuk menyukseskan penanganan pascabencana dengan target warga yang masih berada di bantaran sungai, sehingga dapat diselamatkan melalui relokasi bantuan hibah rehab rekon tahun anggaran 2017 sebanyak 1.200 bantuan dana rumah (BDR) yang diperuntukkan bagi warga yang berada di bantaran sungai,” katanya.

Hingga saat ini, warga yang bersedia direlokasi sebanyak 630 calon penerima BDR dengan sebaran lokasi di Jatibaru, Oi Fo’o, Rontu, relokasi mandiri, serta lokasi Sambinae yang masih dalam tahap persiapan lahan.

Pelaksanaan pembangunan rumah masyarakat tersebut dengan pola pemberdayaan masyarakat. Diawali pembentukan  kelompok masyarakat (Pokmas) yang beranggotakan masyarakat calon penerima BDR.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini melibatkan tim pendampingan yang terdiri atas Camat, Lurah, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan tokoh masyarakat atau LPM. Selain itu, ada pendampingan dari BPKP Perwakilan Provinsi NTB dan TP4D Kejaksaan Negeri Bima.

Hadir Ketua DPRD Kota Bima Syamsurih, SH, Kajari Bima Widagdo Mulyono, SH, MH, perwakilan Kodim 1608/Bima dan Polres Bima Kota.

Selain itu, Camat dan Lurah se-Kota Bima, konsultan, Staf Ahli Walikota, Asisten Setda, para pejabat lingkup Pemerintah Kota Bima dari satker penanggulangan bencana, serta masyarakat yang bermukim di bantaran sungai yang belum bersedia atau belum memutuskan untuk relokasi. (DED)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
1121
Share
  • 41
    Shares
To Top