Pemerintahan

April, Penyaluran Bansos Rastra Berakhir, Diganti Uang

Kepala Sub Devisi Regional Bulog Bima, Harisun

Bima, Bimakini.- April 2019 mendatang, penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) Beras Kesejahteraan (Rastra) untuk seluruh Indonesia berakhir. Hal itu berdasarkan surat perintah dari Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI).

Demikian disampaikan Kepala Sub Devisi Regional Bulog Bima, Harisun saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (14/2).

Kata dia, berdasarkan surat tersebut untuk Kelompok Penerima Manfaat (KPM) tidak lagi menerima Rastra. Tapi mereka akan menerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yakni sebesar Rp 110 ribu setiap bulannya. Bantuan itu akan dipergunakan untuk pembelian beras dan telur.

“Kita belum bisa pastikan apakah beras tersebut masih disediakan oleh Bulog atau tidak. Sebab KPM tersebut diberikan kartu dan langsung mereka gunakan sendiri disetiap warung yang ditunjuk oleh Pemerintah atau instansi terkait,” ujarnya.

Dengan kondisi tersebut kalau dilihat dari data, khusus Kabupaten Bima sebanyak 39. 950  KPM. Kemudian dikali dengan empat bulan kebutuhan mereka tersebut maka beras yang akan disalurkan sebanyak 1599 ton. Sedangkan beras yang tersedia di Bulog saat ini untuk tiga gudang. Yakni Gudang Jati Wangi, Bolo dan Dompu sebanyak 6471 ton.

“Dengan stok tersebut kalau seandainya Rastra berjalan. Bisa dipastikan akan mampu memenuhi kebutuhan sampai 15 bulan kedepan,” terangnya.

Selain itu, kalaupun Rastra tak berjalan. Namun yang masih disalurkan hanya untuk TNI dan Karyawan saja. Maka dipastikan stok tersebut masih bisa memenuhi kebutuhan sampai 39 bulan.

“Setiap bulan penyaluran untuk TNI 30 ton. Sedangkan untuk karyawan sebanyak 1 ton setiap bulannya,” ungkap Harisun.

Dijelaskannya, meski penyaluran Rastra ini secara Nasional akan berakhir April mendatang. Namun dua daerah yang menjadi wilayah penyaluran Sub Devisi Regional Bima ada yang berakhir Desember 2018 lalu. Yakni Kota Bima dan Dompu. Sedangkan khusus untuk Kabupaten Bima penyaluran berakhir April mendatang.

“Kalau kita hitung dengan jumlah kebutuhan Kabupaten Bima saja dengan stok saat ini. Ketahanan stok masih mampu memenuhi kebutuhan 15 bulan kedepan,” pungkasnya. (YAN)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Share
  • 19
    Shares
To Top