Politik

Caleg Wawo Adu Gagasan dan Program Terbaik

ilustrasi

Bima, Bimakini.- Tujuh duta Kecamatan Wawo sebagai Calon Legislatif (Caleg) Daerah Pemilihan (Dapil) VI Kabupaten Bima yang berkontestasi pada Pemilu Legislatif 17 April mendatang, tampil berani dengan gagasan brilian dan memaparkan program andalannya. Mereka bukan hanya sekadar bermimpi untuk membangun masyarakat Wawo yang lebih baik, tetapi juga ada yang sudah membuktikannya.

Ide, gagasan, dan program itu terkuak saat diskusi publik kepemiluan yang digelar Himpunan Mahasiswa Wawo (HMW) di Lengge Nae Wawo, Sabtu (9/2). Anggota DPRD Kabupaten Bima, Yasin, S.PdI dari Partai Gerindra sudah dua periode dipercaya mewakili aspirasi masyarakat Wawo. Kali ini kembali mengikuti kontestasi untuk yang ketiga kalinya.

Berbagai gagasan dan program telah diperjuangkan dan diwujudkan. Tentu saja warga Wawo sudah dapat menilai dan menikmatinya.

Namun, dia mengakui masih ada beberapa program yang belum tuntas dilaksanakan. Kata diam ada beberapa gagasan dan program rekan Caleg lain juga diapresiasinya. Bahkan, ada yang perlu diperjuangan bersama untuk siapapun yang dipercaya mewakili Kecamatan Wawo pada Pemilu Legislatif 17 April mendatang.

Seperti pembangunan SMK di Kecamatan Wawo dan pembangunan Dam atau bendungan berskala besar di daerah dataran tinggi Wawo.

Gagasan sederhana dan kreatif disampaikan juga oleh Caleg dari Partai Nasdem, H Kasnun H Ahmad. Mantan pegawai PDAM Depok Jawa Barat ini sangat konsen terhadap pertanian dan nasib petani di daerah tadah hujan seperti di Wawo. Terkadang petani terancam gagal panen karena kesulitan mendapatkan pasokan pupuk bersubsidi dengan baik, bibit jagung atau padi yang tahan hama dan sesuai dengan krakter tanah di Wawo. Kemudian pembangunan dam berskala besar yang belum juga terwujud, dan memikirkan nasib produk pendidikan terbaik di Kabupaten Bima yang gagal mencapai jenjang pendidikan yang menjajikan masa depan.

Padahal, katanya, mereka memiliki prestasi akademik yang mumpunin dan bertahan pada prestasi terbaik hingga tamat SMA. Kini harus ganggur dan gagal melanjutkan pendidikan ke jenjang pendidikan yang lebih baik di UI, UGM, Unhas, Akabri, Akpol, dan lainnya. “Saya prihatin melihat semua itu dan bercita cita mengabdi untuk membantu mereka,” ujarnya saat menyampaikan visi dan misinya sebagai Caleg.

Dia mengapresiasi inisiatif HMW yang memrakarsai digelarnya diskusi publik seperti ini. Tentu diharapkan membuka wawasan masyarakat untuk memilih wakilnya yang terbaik dalam memerjuangkan aspirasi mereka.

Hal senada dikemukakan Caleg Adiman, S.PdI (PKB), Ahmad H Ibrahim (Golkar), M.Natsir, S.Pd (Partai Berkarya), Usmas H Ishaka (PPP), dan Drs Muhammad Rum, M.Si (Gerindra). Mereka menilai diskusi publik kepemiluan ini merupakan yang pertama dan perlu dilakukan setiap ada pemilu karena sangat bermanfaat bagi Caleg untuk mengepresikan ide dan gagasan.

Soal pilihan terserah masyarakat untuk menilai mana Caleg Wawo yang terbaik yang layak menyampaikan aspirasi masyarakat Wawo lima tahun ke depan. (NAS)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Share
  • 169
    Shares
To Top