Pendidikan

Dikbudpora Jangan Hanya Habiskan Anggaran, Tapi Mutu Diabaikan

Sekda, Drs HM Taufik HAK, MSi

Bima,Bimakini.- Dinas Pendidikan Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Dikbudpora) Kabupaten Bima, jangan sampai hanya mampu menghabiskan anggaran setiap tahunnya. Tetapi tidak meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah dan masyarakat.

Hal itu ditegaskan Plt. Kepala Dinas (Kadis) Dikbudpora Kabupaten Bima, Drs HM Taufik HAK, MSi saat memimpin rapat kerja tahunan Pendidikan Daerah Kabupaten Bima di Gedung Kurnia Desa Timu Kecamatan Bolo, Kamis (31/1).

Hadir pada kesempatan tersebut, seluruh Pimpinan Dinas Dikbudpora, seluruh KUPT dan Kepala Sekolah (Kasek) SD dan SMP lingkup Kabupaten Bima.

Taufik menekankan pentingnya perencanaan program kerja tahunan masing-masing Kepala Bidang (Kabid) dan Kasi. Perencanaan program kerja tahunan ini adalah roh dan roadmap pembangunan bidang pendidikan satu tahun kedepan.

“Banyak anggaran yang digelontorkan oleh pemerintah. Sehingga harus digunakan sesuai sasarannya,” ujarnya.

Jika dinas tidak memiliki perencanaan program kerja tahunan yang terukur berbasis riset dan data, maka tidak akan mengalami perubahan atau kemajuan. “Kita harus menghindari copy paste program kerja tahunan, karena hanya menghasilkan rutinitas tanpa makna dan prestasi,” tegasnya.

Untuk seluruh KUPT dan seluruh Kasek, kata dia, harus memiliki perencanaan program kerja tahunan sebagai target yang harus dicapai setiap tahunnya. Sehingga rapat saat ini adalah cara baru yang perlu ditumbuhkembangkan.

“Dalam rapat kita berikan waktu kepada semua Kabid diberikan waktu untuk berbicara sesuai tupoksinya. Sehingga para Kasek bisa menerima sekaligus mengaktualisasikannya,” ungkapnya.

Kita berharap dengan kegiatan ini terwujud pendidikan yang berkualitas. Karena realitanya, mutu dunia pendidikan di Kabupaten Bima sangat rendah.

“Kita tidak bisa pungkiri. Mutu dunia pendidikan sangat rendah dibanding dengan Kota Bima,” ujarnya.

Walau pun menjabat sebagai Plt Dinas Dikbudpora selama dua pekan, dia menginginkan dunia pendidikan bermutu. “Soal mutu tergantung guru dan Kasek. Karena sarana, Dana Bos bahkan kesejahteraan guru sudah besar. Jadi tidak alasan untuk tidak maju,” tutupnya. (YAN)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Share
  • 15
    Shares
Komentari Berita
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Kearifan dalam pemilihan kata yang tidak mengandung pelecehan, intimidasi, dan SARA sangat kami hargai.
To Top