Connect with us

Ketik yang Anda cari

Peristiwa

Hama Babi, Monyet Serang Jagung Warga

Ladang jagung warga yang diserang hama monyet dan babi.

Bima, Bimakini.- Saat ini ada pekerjaan baru bagi petani jagung di Kelurahan Nungga, Lelamase, dan Kelurahan Dodu, Kecamatan Rasanae Timur. Beberapa kawasan tegalan harus dijaga ketat siang dan malam, karena hama babi dan monyet mengangganggu tanaman jagung yang masih berusia muda.

Petani jagung di Kelurahan Nungga, Abdurrahman alias Duruhama, mengaku, di tegalannya berdekatan dengan hutan dan merupakan sarang monyet serta babi. Sehingga petani pada siang hari harus menghalau monyet untuk tidak merusak tanaman jagung.

“Sedangkan malam hari harus menjaga tanaman dari kawanan babi. Saat saya menanam jagung pada tegalan yang jauh dari hutan, tanaman aman-aman saja dari hama monyet dan hanya menjaga babi pada malam hari, tetapi kini siang dan malam harus terjaga dengan baik,” ujarnya pada Bimakini.com di Kelurahan Lelamase, Ahad (3/2).

Tidak hanya itu, kata dia, kawanan monyet tahu kelengahan pemilik jagung. Mereka  merusak tanaman dengan mematahkan tanaman jagung untuk menghisap batang jagung.

Sedangkan hama babi terkadang tidur dan bersembunyi di tengah tanaman jagung yang hijauh dan rindang. “Kita tahu ada babi setelah kita melihat ada tanaman yang lepek dan patah. Bahkan, terkadang babi juga beranak pinang di areal tanaman,” katanya.

Hal senada dikemukakan Bunyamin dan Imran. Hama babi dan monyet diakui merusak tanaman saat awal tanaman, setelah tanaman rindang, dan ketika tanaman sedang berbuah. Pada awal musim tanam monyek harus dijaga ketat agar tidak memakan bibit jagung. Tetapi saat tanaman hendak berbunga juga perlu dijaga hingga saat buah jagung masih mudah hingga menjelang panen.

“Saat inilah petani harus bergiliran menjaga hingga dipastikan tanaman itu dapat dimanen secara maksimal. Jika kita lengah sedikit saja aksi mereka sangat merugikan bahkan petani bisa rugi besar,” katanya.

Iklan. Geser untuk terus membaca.

Bagi petani yang memiliki areal tanaman yang jauh dari kawasan hutan tidak ada masalah, meski babi tidur dan beranak pinak di tanaman jagung. Tingkat kerusakan tanaman akibat hama babi tidak seberapa dibandingkan dengan tanaman di pinggir hutan. Karena mereka harus memagar, juga menjaga tanaman dengan baik. (NAS)

Click to comment
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Hindari komentar bermuatan pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Berita Terkait

Ekonomi

Bima, Bimakini.- Hasil pertemuan Fasilitasi Distribusi Pangan dengan Badan Pangan Nasional beberapa waktu lalu, akhirnya terealisasi, khususnya upaya memperpendek rantai pasok kebutuhan. Jagung dan...

Ekonomi

Bima, Bimakini.- Panen jagung merah di wilayah Kota dan Kabupaten Bima, kian hari terus meningkat. Sementara ketetapan harga diberbagai Perusahaan, bervariasi dan kian hari...

Peristiwa

Bima, Bimakini.- Sebuah truk tergelincir ditanjakan Desa Taropo, Kecamatan Kilo, Kabupaten Bima Selasa (12/4). Info yang didapat truk tersebut memuat jagung petani Desa Taropo...

Ekonomi

Bima, Bimakini.- Perekrutan karyawan di PT. Charoen Pokphand Indonesia, Tbk (CPI)- Bima dinilai langgar komitmen, akibatnya warga Kecamatan Madapangga harus gigit jari. Pasalnya, pihak...

Peristiwa

Bima, Bimakini.- Kantor Kecamatan adalah salah satu fasilitas umum untuk melayani masyarakat. Beda dengan Kantor Kecamatan Madapangga, Kabupaten Bima, di halaman kantor setempat dijadikan...