Peristiwa

Korban Rabies di Dompu Bertambah Warga Bima Diimbau Waspada

Ir Abdullah

Bima, Bimakini.- Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Bima, Ir Abdullah mengimbau warga supaya waspada terhadap penyakit anjing gila (Rabies). Meski saat ini kondisi wilayah Kabupaten Bima masih berstatus waspada.

Namun, karena korban di Dompu bertambah, maka perlu mengantisipasi Kejadian Luar Biasa (KLB) di Bumi Ngahi Rawi Pahu.

“Langkah kewaspadaan tersebut kita lakukan, yakni dengan sosialisasi di empat wilayah kecamatan yang berbatasan dengan Kabupaten Dompu. Eliminasi terhadap hewan yang dicurigai terjangkit virus rabies tersebut,” ujar Abdullah usai sosialisasi terkait penyakit Rabies di Aula Kantor Camat Madapangga, Selasa (12/2).

Kata dia, empat wilayah yang menjadi kewaspadaan tersebut, yakni Kecamatan Madapangga, Donggo Barat, Sanggar dan Tambora. Namun tidak menutup kemungkinan kecamatan lainpun ikut waspada dengan kondisi tersebut.

Bahkan untuk kecamatan tersebut pihaknya sudah melayang surat imbau. Agar penyakit tersebut tidak muncul di wilayah Kabupaten Bima. “Kalau anjing peliharaan harus diikat. Dan anjing liar harus kita eliminasi dengan racun,” ungkapnya.

Dijelaskannya, ciri-ciri anjing terkena virus rabies yakni fisiknya kurus, ekornya tak seperti anjing lainnya serta air liurnya berbusa.

“Apabila menemukan anjing dengan ciri seperti itu segera diinformasikan pada instansi terkait. Agar bisa ditindaklanjuti,” tuturnya.

Dengan kondisi tersebut dia mengimbau warga untuk waspada. Dan apabila terkena gigitan anjing tersebut harus secepatnya dibersihkan dengan air bersih yang mengalir. Hal itu sebagai bentuk pencegahan awal.

“Kita akui memang ada warga yang tergigit anjing di wilayah Kabupaten Bima. Tapi kondisinya masih positif,” pungkasnya. (YAN)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Share
  • 146
    Shares
To Top