NTB

Mahfud MD Hadir Sarasehan Kebangsaan di Mataram

Mataram, Bimakini.- Salah satu tokoh nasional, Prof. Dr. H. Mahfud MD, menggagas berdirinya Gerakan Suluh Kebangsaan, bersama-sama dengan Alissa Wahid, Beny Susetyo dan Anjar Budi Kuncoro. Gagasan itu muncul sebagai keprihatinan atas maraknya potensi perpecahan dari komponen bangsa.

Gerakan Suluh Kebangsaan telah melakukan berbagai macam kegiatan. Salah satunya menggelar sarasehan kebangsaan di berbagai daerah, termasuk di Mataram, Lombok, Selasa (12/2/2019) ini. Mahfud MD hadir langsung di Mataram sebagai pembicara, didampingi H. Falahuddin M.Ag, Prof. Dr. H. Masnun M.Ag, Dr. H. Fakhrurrozi M.Ag.

Mahfud mengatakan, melihat situasi bangsa saat ini, maka dia memandang perlu ada sebuah gerakan bersama untuk lebih mengedepankan dialog, menjunjung tinggi kebersamaan dan menghargai kebhinekaan dalam bingkai NKRI.

Mahfud berharap semua pihak menjadi penyuluh dalam upaya meredam semua perbedaan yang menjadi konflik, terutama jelang Pilpres 2019.

“Meski berbeda pilihan pada pemilihan Presiden pada April mendatang, kita semua harus selalu menjaga persatuan dan kesatuan. Mari kita semua untuk menjadi penyuluh bangsa agar tidak terjadi perpecahan,” pesannya pada Sarasehan Kebangsaan, di Mataram.

Mahfud menambahkan, perpecahan mulanya muncul akibat isu-isu politik, SARA, perbedaan agama, suku dan ras.

“Melalui Gerakan Penyuluh Kebangsaan yang kami lakukan seperti sarasehan ini, kita berupaya merawat segala keragaman menjadi persatuan untuk kemajuan Indonesia lebih baik dalam bingkai jalinan persaudaraan,” katanya.

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu juga mengatakan isu SARA dan hoaks menjadi pemecah di tengah masyarakat menjelang Pilpres. Oleh karena itu, semua pihak harus mengantisipasinya agar tidak memecah bangsa. “Kita akan memberikan kesadaran dan membangun kesadaran,” katanya.

Usai Pemilu 2019, Mahfud mengajak masyarakat di Tanah Air untuk berdamai kembali dan terus menjaga tali persaudaraan.

“Ketika Pemilu sudah selesai semua, maka mari kita berdamai lagi. Kita antisipasi pertengkaran agar tidak berlanjut yang merusak persaudaraan kita,” tegas Mahfud.

Sarasehan Kebangsaan di Mataram dihadiri Sekda Provinsi NTB, Ir. H Rosiady Sayuti dan sejumlah tokoh serta utusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di NTB. PUR

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Share
  • 6
    Shares
To Top