Peristiwa

Temui Poktan di Rite, Anggota DPRD Kota Bima Prihatin

Nazamuddin

Kota Bima,  Bimakini.- Anggota DPRD Kota Bima,  Nazamuddin,  Ahad,  (10/2) sore menemui  Kelompok Tani (Poktan) di So Banta Wawi, Kelurahan Rite. Silaturrahmi itu untuk mengetahui permasalah selama ini yang dialami para poktan,  terutama soal ketersediaan air.

Diakui Nazam, sapaannya, banyak hal dibahas dalam  pertemuan itu.  Ada banyak hal yang memerihatinkan dari kondisi petani di Rite. Salah satunya, masalah air.

Dari pengakuan petani,  kata duta PKPI itu, ada sumber air yang butuh perhatian dan dikelola untuk kebutuhan warga dan petani. “Saya melihat kondisi memerihatinkan, mereka harus bawa air dari kampung, untuk kebutuhan air minum. Sementara ada sumber mata air yang butuh perhatian,” ujarnya.

Selain itu, kata dia,  ternyata Poktan di Rite masih mendapatkan modal dengan meminjam direntenir. Pada akhirnya tidak ada untung, hidup malah makin terbelit.

Dari pertemuan itu, kata dia, banyak hal bisa dipetik.   Harus ada solusi dari pemerintah dalam menyediakan kebutuhan petani, seperti bibit dan modal awal.

Persoalan klasik juga, kata dia, kesulitan untuk dapat pupuk. Petani  terpaksa harus membeli  dengan harga yang mahal.

“Saya sebagai wakil rakyat, menyampaikan keprihatinkan, saya harus memperjuangkan agar tidak dirasakan lagi. Pupuk harus tersedia, mendorong modal, tidak hanya untuk bakulan, tapi jiga petani juga harus dipikirkan, ketersediaan bibit yang layak dan harga yang terjangkau,” ujarnya.

Sementara persoalan mata air, kata dia, perlu ada pipanisasi. Karena pada musim kemarau, untuk air minum tidak cukup.

Selain itu, dia melihat ada potensi dari petani. Selain jagung, ada juga tanaman lain, nangka, mangga dan sedang usia berbuah. “Potensi ini tinggal dikembangkan,”  katanya.  (DE)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Share
  • 14
    Shares
To Top