Peristiwa

Anggota TNI Asal Bima Ditembak di Papua, Jenazahnya Tiba Hari Ini

Anggota TNI asal Bima (lingkaran) merah saat bertugas.

Bima, Bimakini.- Pasca-dinyatakan tewas dalam kontak senjata Satgas Gakkum TNI/Polri dengan Pok KKSB di Distrik Yigi Kabupaten Nduga Kamis (8/3) kemarin, jenazah salah satu korban Serda Miswariyadin, warga Desa Nipa Kecamatan Ambalawi Kabupaten Bima rencananya tiba hari ini, Sabtu (9/1).

“Semoga tidak ada kendala dan jenazah anak saya tiba besok. Saya masih kaget dan seperti anak saya masih ada,” ujar ibu korban, Nurmi kepada Koran ini Jumat kemarin di kediamannya didampingi sejumlah keluarganya.

Informasinya jenazah pria kelahiran 3 Oktober 1993 telah diberangkatkan dari Timika – Denpasar – Jakarta menggunakan pesawat Garuda GA 653 pukul 11.35 Waktu Indonesia Timur. Jenazah kemudian akan dilanjutkan menuju Bima.

“Setelah sampai rumah dan dimengikuti proses, sesuai permintaan kami, jenazah akan dimakamkan di pemakaman umum Desa Nipa,” tambah Hukrah, kakak dari korban yang juga merupakan anggota TNI di Denpasar.

Menurut pengakuan keluarga, terakhir korban menghubungi sang ibu atau keluarganya tiga belas hari lalu untuk mengabarkan hendak menuju daerah penugasan serta meminta agar do’akan dan diberikan kelancaran dalam bertugas.

Korban dikisahkan Ibu dan keluarganya, dikenal baik dan gigih dalam menjalankan tugasnya. “Sampe tujuh kali tes baru almarhum ini lulus tentara Nak,” cerita keluarganya sambil memeluk foto korban dan menyeka air matanya.

Korban yang masih lajang ini tercatat lulus TNI pada tahun 2015 silam dan setelah satu tahun kemudian lolos menjadi anggota Kopassus kemudian dikirim menuju Papua.

Pantauan BimaEkspres rumah duka dipadati sanak keluarga serta rekan anggota TNI. Sementara orang tua korban terus menitipkan air mata karena mengaku shock. (IQO)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Share
  • 1.4K
    Shares
To Top