Ekonomi

Bonsai Kembali Menggeliat, Wali Kota Diminta Gelar Kontes

Para pecinta bonsai saat berburu “Feli”.

Kota Bima,  Bimakini.- Kini penghobi bonsai kembali menggeliat. Banyak  penghobi kembali memburu bahan bonsai lokal,  terutama jenis pohon serut. Pemkot Bima diharapkan turin menggelar kontes.

Apalagi kekhasan bonsai di Bima banyak ragamnya. Seperti serut atau dalam bahasa Bima dikenal pohon “Feli” menjadi paling banyak diburu.  Selain pohon asam jawa dan  kemuning. Sementara Santigi sudah dilindungi.

Salah seorang penghobi Bonsai asal Kelurahan Rabadompu Barat,  Mursalim berharap adanya perhatian pemerintah daerah.  Karena bonsai selain sebagai hobi,  bisa mendorong ekonomi kreatif bagi masyarakat.

“Kita sangat berharap pada Wali Kota sekarang mengadakan kontes bonsai rutin setiap tahun, apalagi di Bima banyak masyarakat pecinta bonsai,” ujarnya.

Tentunya, kata dia, bukan semata kontesnya, namun dampak ekonominya.  Selama ini pecinta bonsai masih kurang mendapat perhatian dari Pamkot Bima. “Selain hobi,  bonsai adalah seni yang mendunia,” ujarnya.

Apalagi kata Mursalim,  mendengar Wali Kota suka dengan bonsai. Itu terlihat di salah satu sudut taman di kediamannya. “Pak Wali Kota sekali-sekali gelar kontes bonsai agar ada nilai ekonomi bagi pecinta bonsai,” harapnya. (DED)

 

Share
  • 135
    Shares
Komentari Berita
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Kearifan dalam pemilihan kata yang tidak mengandung pelecehan, intimidasi, dan SARA sangat kami hargai.
To Top