Hukum & Kriminal

Lagi, Perampokan di Tempat Wisata, Kali ini di Pantai Wane

ilustrasi

Bima, Bimakini.- Aksi perampokan di  destinasi wisata Kabupaten Bima, kembali terjadi. Ahad (3/3) sekitar pukul 14.20 Wita, terjadi di Pantai Wane, Desa Tolouwi, Kecamatan Monta.

Korbannya adalah Sintia David, 19 tahun, warga Kampung Benteng, Kelurahan Melayu, Kecamatan Asa Kota, Kota Bima. Timotius, 18 Tahun. Kemudian, remaja, A, 17 Tahun, R, 15 Tahun, dan Justin Irianto.  Sementara pelaku masih dalam penyelidikan Polsek Monta dan Polsubsektor Wilamaci .

Kapolres Bima Kabupaten melalui Kasubbag Humas,  IPTU Hanafi menjelaskan kronologis kejadian.  Saat  itu korban ke tempat wisata pantai Wane, Desa Tolouwi, Kecamatan Monta  menggunakan tiga unit sepeda motor. Sesampainya di pantai Wane sekitar 12.30 Wita sempat berfoto-foto.

Kemudian sekitar pukul 14.20 Wita tiba-tiba datang tiga pelaku menghampiri korban sambil mengacungkan parang dan meminta HP. “Karena ketakutan, para  korban menyerahkan HP yang dimilikinya kepada pelaku, kemudian pelaku pergi meninggalkan tempat tersebut,” ujarnya, Ahad.

Lanjutnya, sekitar pukul 17.00 Wita datang salah seorang warga Desa Tolouwi yang tidak dikenali oleh korban mengembalikan HP. Setelah di kembalikan, korban langsung pergi meninggalkan tempat tersebut.

Berhubung  barang-barang milik para korban telah dikembalikan oleh pelaku melalui orang yang  tidak dikenal, sehingga para korban tidak  mau melaporkan kejadian tersebut secara resmi kepada pihak Kepolisian.

“Walaupun para korban tidak mau mengajukan laporan secara resmi kepada pihak Kepolisian,  namun pihak kepolisian tetap melakukan penyelidikan untuk mengungkap  pelaku pencurian tersebut,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Bima AKBP Bagus S. Wibowo, Sik mengimbau kepada masyarakat yang mendatangi  tempat wisata agar tidak membawa  barang-barang berharga.  Apalagi daerah yang didatangi jauh dari perkampungan. (IAN)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Share
Komentari Berita
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Kearifan dalam pemilihan kata yang tidak mengandung pelecehan, intimidasi, dan SARA sangat kami hargai.
To Top