Peristiwa

MUI Dompu Prihatin Maraknya Kasus Bunuh Diri

ilustrasi

Dompu, Bimakini.- Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Dompu, Drs Abdullah Arsyad prihatin dengan maraknya kasus bunuh diri dengan minum racun. Dia meminta orang tua agar membekali anak mereka dengan akhlak dan keimanan.

“Ini tugas kita semua untuk mencegah agar kasus bunuh diri tidak terus terjadi,” katanya. Kamis (21/3).

Dikatakannya, selain perketat pengawasan dan tanamkan nilai akhlak dan keimanan dalam diri anak, juga membangun berkomunikasi yang baik, sehingga tumbuh kasih sayang. Karena dari komunikasi itulah orang tua bisa mengetahui sejak dini apa permasalahkan yang tengah dialami atau yang terjadi pada anak.

“Kami juga berencana akan turun ke Kecamatan Hu’u,” ujarnya seraya berharap peran semua stakeholder untuk bisa meminimalisir kejadian bunuh diri ini.

Informasi yang di peroleh  BimaEkspres dalam satu bulan terakhir ada tujuh kasus bunuh diri. Dua  kasus percobaan bunuh diri. Korbannya rata-rata gadis yang masih duduk di bangku sekolah.

Kamis (21/3), terjadi lagi bunuh diri di Kecamatan Kempo dan korbanya gadis yang masih duduk dibangku sekolah. Dengan rentetan kejadian ini menambah daftar panjang kasus bunuh diri di Kabupaten Dompu. (JUN)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Share
  • 111
    Shares
To Top