Hukum & Kriminal

Pelaku Curas di Lewintana Diringkus

Bima,  Bimakini.- Aksi komplotan pencurian dengan kekerasan (Curas) cukup meresahkan di kawasan pantai di Desa Lewintana, Kecamatan Soromandi, meresahkan. Tidak hanya mendapatkan aksi kekerasan, namun barang berharga milik korban diambil.

Kapolsubsektor Soromandi, IPDA Muh Sofyan Hidayat, SSos mengatakan, pihaknya membekuk para pelaku curas. Penangkapan dilakukan setelah pihaknya menerima laporan korban, Muhlis, 24 Tahun, warga Desa Rabakodo, Kecamatan Woha, Selasa (5/3). Korban menjadi sasaran pelaku di pinggir pantai Desa Lewintana, Pukul 20.30 Wita.

Saat itu, kata dia, korban sedang duduk dengan pacarnya, tiba-tiba didatangi oleh lima orang tidak dikenal. Mereka  mengancam dan perampasan barang-barang milik korban, yaitu empat handphone dan uang Rp.500 ribu.

Menyusul adanya informasi tersebut, Kapolsubsektor Soromandi bersama jajaran bergerak cepat dengan membentuk tim melakukan patroli di TKP sekitat pukul 21.30 Wita, Kamis (7/3). Aksi gerak cepat Kapolsubsektor dan anggota saat itu membuahkan hasil sekaligus mengamankan dua orang pelaku yaitu MS (18) asal Desa Nggembe dan Oyon (32) asal Desa Lewintana.

Dijelaskannya, Kamis (7/3) sekitar pukul 21.30 Wita, bersama anggotanya melaksanakan patroli di Desa Lewintana dan menemukan dua orang yang dicurigai. Mereka ingin beraksi aksi dengan ciri-ciri persis seperti yang disampaikan oleh korban.

Namun saat didekati, kedua orang tersebut melarikan diri ke arah persawahan. Saat pengejaran, Tim Pol Subsektor Soromandi berhasil amankan satu orang atas nama MS (18). Sementara satu orang lainnya yang menggunakan sarung sebagai penutup kepala melarikan diri.

Setelah dilakukan interogasi terhadap MS, membenarkan dirinya melakukan aksi Curas, Selasa 5 Maret 2019 terhadap korban Muhlis. MS juga membenarkan bahwa dia dan komplotannya sering melakukan aksi Curas di Desa Lewintana.

“Berdasarkan pengakuan pelaku atas nama MS, bahwa dua HP telah dipegang oleh Sdr NO yaitu 1 buah HP merk Samsung lipat dan 1 buah HP merk Oppo. Sementara 1 buah HP merk Xiaomi dipegang oleh Oyon. Selanjutnya Tim Pol subsektor Soromandi menelusuri keberadaan 1 buah HP samsung lipat yang telah digadai oleh NO kepada salah seorang warga Desa Nggembe, kemudian mendapati HP dimaksud selanjutnya diamankan sebagai barang bukti,” ujarnya, Jumat (8/3).

Lanjutnya, berdasarkan pengembangan pengakuan MS, pada pukul 00.45 Wita, Tim Pol subsektor Soromandi bergerak cepat menuju ke rumah Oyon. Tim pun langsung membekuk Oyon saat tertidur di rumahnya. Kemudian dibawa ke Mapol subsektor Soromandi.

Berdasarkan hasil interogasi,  Oyon mengakui perbuatannya dan membenarkan bahwa dirinya telah mengambil HP Xiaomi milik korban dan mendapat bagian Rp. 100.000. Selajutnya Oyon mengakui bahwa HP merek Xiaomi sudah dipegang oleh pelaku lain yang bernama Glen yang merupakan warga Desa Lewintana.

Atas keterangan tersebut, Tim menuju ke rumah Glen, namun sesampainya di rumah tersebut sdr Glen berhasil diri. Sekitar pukul 02.00 Wita, kedua pelaku akhirnya dibawa ke Polres Bima untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Sementara tiga terduga pelaku lainnya berhasil melarikan diri yaitu NO (30) asal Desa Nggembe, Nawar (23) asal Desa Lewintana dan Glen (17) merupakan pelajar, asal Desa Lewintana. (YAN)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Share
  • 167
    Shares
To Top