Connect with us

Ketik yang Anda cari

Peristiwa

Puncak Lamoci, Magnet Baru Destinasi Wisata di Bima

Para Pengunjung yang memadati Puncak Lamoci.

Bima, Bimakini.- Bukit Lamoci yang berlokasi antara Desa Cenggu dan Desa Renda, Kecamatan Belo, Kabupaten Bima, belakangan ini ramai dikunjungi. Setelah, destinasi wisata ini viral di media sosial.

Pengunjungnya dari kalangan millennial dan tidak hanya dari Bima, namun juga Dompu. Istimewanya, dari atas puncak bukit ini, disuguhkan awan.

Puncak Lamoci kini menjadi destinasi wisata baru di wilayah Kecamatan Belo, Kabupaten Bima. Bukit tersebut ibaratkan Negeri diatas awan. Karena disekeliking punggungan gunung dikelilingi awan yang tebal, sehingga memberikan suasana baru bagi pendaki.

“Kami sangat penasaran dengan puncak Lamoci, belakangan ini firal di medsos, sehingga kami sengaja memilih datang berkemah di puncak ini,” jelas Afriadin warga Kota Bima setelah turun dari puncak, Ahad  (10/3).

Dia mengakui, sejak Sabtu sore, para millenial mulai datang dengan perlengkapan kemah. Mereka datang karena penasaran dengan keindahan puncak yang tidak terlalu tinggi ini. Tapi bisa memberikan keindahan seperti mendaki puncak gunung.

“Pengunjung di atas puncak mulai ramai kemarin sore, tambah banyak tadi pagi-pagi, sepanjangan penggungan hampir tidak bisa jalan karena dipadati orang berbagai usia, ramainya bagaikan orang di pasar,” jelas  remaja yang sering berpetualang ini.

Bersama lima rekannya, dia sangat menikmati suasana keindahan alam puncak lamoci tersebut, sambil menyajikan makanan instan dan seruduk kopi serta susu. Dia mengaku menyaksikan sendiri maha dahsyat Ciptaan Allah yang tidak bisa diukur dengan alat apapun.

“Kumpulan awal yang tebal membuat kami geleng kepala, indah kami rasakan ciptaan Allah ini, bukit setinggi ini bisa memberikan keindahan begitu indah,” kata dia.

Ahmad, SSos, warga Kecamatan Belo mengaku, puncak Lamoci berada di antara desa Renda Dan Desa Cenggu Kecamatan Belo. Butuh waktu 1 jam untuk sampai ke puncak.

“Karena jarak tempuh hanya 1 jam, sehingga pengunjung memadati punggungan puncak Lamoci,” jelasnya.

Iklan. Geser untuk terus membaca.

Kata dia, pendaki puncak lamoci bukan saja dari kalangan dewasa maupun remaja. Tetapi anak-anak juga bisa menikmati indahnya suasana alam di atas puncak.

Di atas para pendaki bisa melihat semua pemukiman warga Kabupaten Bima.  “Puncak ini tidak hanya dikunjung hari Sabtu dan Ahad, tapi hari lainpun  banyak masyarakat yang penasaran, saya pribadi sudah tiga kali naik diatas puncak bersama teman-teman untuk menikmati indahnya malam,” kata dia.

Selain menikmati kesejukan dan keindahan di malam hari, para pendaki Lamoci menunggu mentari pagi hari dan kabut seperti negeri di atas awan. Mereka memanfaatkannya untuk berswa foto.

“Bisa dibilang pagi hari di atas puncak lamoci seperti negeri diatas awan karna tidak bisa melihat perkampungan, pemandangan begitu indah. Itulah alasan kami mendaki puncak itu,” pungkasnya. (MAN)

Share
  • 3.1K
    Shares
Komentar

Berita Terkait

Peristiwa

Bima, Bimakini.- Meskipun puncak musim kemarau,  ternyata masih ada lokasi wisata menyediakan air yang melimpah. Yaitu wisata Oi Kalodo di Desa Ntonggu, Kabupaten Bima....

Pemerintahan

Bima, Bimakini.- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bima menandatangani Joint Statement Pariwisata atau Kesepakatan Bersama, membangun Pariwisata Super Premium dengan Badan Pelaksana Otorita Pariwisata Labuan Bajo...

Opini

Mungkinkah kawasan Bima Selatan yang meliputi Pantai Teluk Waworada, Pantai Parado, Pantai Wane, Wane, Soro Wane, Pantai Rontu, Pantai Laju (Nadi-Cefi-Sera Nae), Tamandaka-Sambane, Dumu,...

Jalan-jalan

Bima, Bimakini.- Jagat maya hampir setiap hari membidik tempat wisata baru yang kerap dikunjungi warga di Kota dan Kabupaten Bima. Salah satu yang menjadi...