NTB

Wapres Jusuf Kalla: Utamakan Kepentingan Bangsa

Mataram, Bimakini.- Wakil Presiden RI, H. Muhammad Jusuf Kalla, hadir dalam gelaran Silaturrahmi Kebangsaan yang dihadiri ratusan undangan. Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, turut mendampingi Wapres di acara yang digelar, Sabtu (6/4/2019), di Lombok Raya Mataram itu.

Silaturrahmi Kebangsaan ini diinisiasi Jenggala Center NTB dan Tim Permata. Acara diawali dengan penanyangan video hasil pembangunan pemerintah Jokowi-JK, disusul sambutan oleh Gubernur NTB.

Gubernur mengaku sangat mengenal Wapres Jusuf Kalla. Menurut dia, JK adalah sosok yang tidak hanya tokoh politik, namun juga sosok yang mengayomi dan mengajarkan banyak hal kepada para juniornya. “JK merupakan sosok yang hangat, dekat dengan siapa saja serta mudah ditemui oleh siapapun,” katanya.

Dalam proses rehabilitasi dan rekonstruksi di NTB lanjut Gubernur, Wapres JK telah banyak membantu pemerintah daerah. Sehingga, saat ini proses tersebut dalam berjalan baik dan cepat. Karena itu, Gubernur menyampaikan terima kasih kepada Wakil Presiden yang telah hadir di NTB, menyaksikan dan memantau jalannya proses rehabilitasi dan rekonstruksi.

Sementara Wapres JK menjelaskan, sudah saatnya masyarakat Indonesia memikirkan kepentingan bangsa. “Politik itu lima tahun, tapi persahabatan itu seumur hidup,” ungkap JK dihadapan ratusan masyarakat yang hadir.

Bangsa ini kata JK, harus diutamakan ketimbang mempertentangkan masalah politik. Sebab, berbicara bangsa, berbeda dengan negara. Negata jelas JK, hanya sebatas batas wilayah dan jumlah penduduk. Namun bangsa, menyangkut persatuan, persahabatan, kemajuan serta kesejahteraan. JK meminta semua pihak untuk bergegas bergerak, memikirkan seperti apa bangsa ini ke depan serta apa yang perlu dilakukan.

“Kita memang banyak perbedaan, karena negara kita berbentuk kepulauan. Namun, perbedaan itu bukan halangan untuk bersatu,” jelasnya.

Memomentum pesta demokrasi 17 April 2019 mendatang, disebut saat yang tepat untuk memilih pemimpin terbaik untuk bangsa ini. Meski mendebarkan katanya, namun Pemilu itu menjadi harapan semua pihak akan masa depan bangsa yang lebih baik.

JK juga mengingatkan bahwa banyak negara di dunia ini yang akhirnya bangkrut, penuh konflik dan masalah, lantaran faktor pemimpin yang tidak mementingkan masyarakat. Terlebih lagi, banyak koruptor yang menghancurkan masa depan bangsa. Karena itu JK mengajak masyarakat untuk memilih pemimpin terbaik untuk masa depan bangsa ini. PUR

Share
Komentari Berita
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Kearifan dalam pemilihan kata yang tidak mengandung pelecehan, intimidasi, dan SARA sangat kami hargai.
To Top