Pemerintahan

Gaduh Mutasi, Dewan Akan Panggil Baperjakat

Syamsurih, SH

Kota Bima, Bimakini.- Gaduh saat pelaksanaan mutasi dan rotasi Pemkot Bima, membuat DPRD Kota Bima merespon. Untuk itu Komisi I berencana memanggil tim Baperjakat Kota Bima.

Pemanggilan ini bertujuan untuk klarifikasi persoalan yang muncul atas protes sejumlah ASN yang merasa tidak puas. Ada yang merasa pangkat, golongan dan jabatannya diturunkan.

Ketua DPRD Kota Bima, Syamsurih, SH via telepon, Jum’at (17/5) mengaku, pemanggilan eksekutif menjadi domain Komisi I. Komisi I akan   mengelarifikasi tim Baperjakat dan BKSDM atas kejadian kemarin.

“Inikan persoalannya banyak informasi masuk, nanti saat rapat dengar pendapat dengan Komisi I dan tim Baperjakat akan diketahui secara dengan jelas,” ujarnya.

Saat ini, kata dia, dewan belum bisa bersikap atas banyaknya protes saat rotasi dan mutasi kemarin. “Kita kan belum bisa tentukan sikap sebelum semuanya jelas apa masalahnya, apa benar ada kesalahan tim Baperjakat atau sebaliknya,” terang Syamsurih.

Apakah, ASN yang diturunkan jabatannya sesuai aturan atau tidak. Tapi untuk diketahui rotasi dan mutasi hal yang biasa dalam pemerintahan. Tujuannya   untuk perubahan dan penyegaran organisasi.

Tambah Syamsurih, apalagi pemerintahan sekarang masih baru, tentunya butuh perubahan. Apalagi banyak agenda pemerintah belum capai target. Salah satu contoh  terkait relokasi bantaran sungai, pembangunan masjid Almuwahidin, BPJS, menciptakan 1.000 wirusaha baru. “Kan belum keliatan progresnya, makanya perlu didukung aparatur andal,” pungkasnya.

Mengenai rencana gugatan ke PTUN, Syamsurih menyetujuinya. “Saya sepakat karena itu saluran aturan mainnya, dan silakan dilakukan kalau memang ada langkah ASN untuk menggunggah,” tutupnya. (DED)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Share
  • 15
    Shares
To Top