Olahraga & Kesehatan

Peserta BPJS Hanya Boleh Naik Kelas Satu Tingkat

Kota Bima, Bimakini.- Badan Pengelola Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Bima, mensososialisasikan Peraturan Menteri Kesehatan (Menkes) RI Nomor 51/2018. Permenkes RI ini, mengatur tentang pengenaan IUR biaya dan selisih biaya dalam program jaminan kesehatan.

Kepala Cabang BPJS Kesehatan Bima, K Hindro Kusumo mengatakan, Permenkes ini dikenakan bagi peserta yang ingin meningkatkan kelas perawatan pada fasilitas kesehatan yang lebih tinggi, termasuk rawat jalan eksekutif.

“Ini hanya bisa naik satu tingkat saja. Misalnya peserta kelas 2 naik ke kelas 1 dan atau kelas 3 naik kelas 2. Jika ada peserta yang ingin naik dua tingkat ke kelas diatasnya, maka tanggung jawab BPJS menjadi gugur,” katanya, Senin (20/5/2019).Dijelaskan, Permenkes 51/2018 ini, hanya diberlakukan bagi peserta mandiri dan tidak bagi peserta dengan katagori Program Bantuan Iuran (PBI) yang biasanya ditanggung Pemerintah, Peserta yang iurannya di bayar oleh Pemerintah Daerah dan Pekerja Penerimah Upah (PPU) yang terkena PHK.

“Urun biaya dan selisih biaya ini bertujuan untuk kendali mutu dan kendali biaya serta pencegahan penyagunaan pelayanan kesehatan,” tambahnya.

Hindro menambahkan, peningkatan kelas perawatan ini, sesuai dengan pasal 10 ayat (2), hanya bisa dilakukan di Rumah Sakit Mitra BPJS. Sementara pada pasal pada point a, dijelaskan selisihnya berpedoman pada tarif Rumah Sakit sesuai dengan Indonesian Case Based Groups (INA-CBG). Besarannya, lanjut Hindro, untuk peserta yang naik ke kelas yang lebih tinggi dari kelas 1, selirihnya 70 persen dari INA-CBG kelas 1.

Hindro menegaskan bahwa peraturan ini belum diimplementasikan karena Kementerian Kesehatan belum menentukan jenis-jenis penyakit apa saja yang bisa berpotensi disalahgunakan. Ada jenis-jenis penyakit yang berpotensi. Dalam hal ini belum bisa menyampaikan apa saja jenisnya, berapa banyak, menunggu keputusan dari Kemenkes. (IQO)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Share
Komentari Berita
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Kearifan dalam pemilihan kata yang tidak mengandung pelecehan, intimidasi, dan SARA sangat kami hargai.
To Top