Connect with us

Ketik yang Anda cari

Peristiwa

Dua Pekan, Peristiwa Penikahan di Wawo Meningkat

Prosesi Aqad Nikah di Wawo.

Bima, Bimakini.- Dua pekan terakhir, jumlah peristiwa nikah di Kantor Urusan Agama (KUA) Wawo, meningkat. Bahkan, setiap hari aparat KUA harus mengunjungi dua hingga tiga desa yang berbeda untuk mencatat peristiwa akan nikah yang berlokasi di luar balai nikah.

Kepala KUA Kecamatan Wawo, Bunyamin, S.Ag, mengatakan, peningkatan jumlah peristiwa nikah pada bulan Juni karena keluarga yang berhajat peristiwa sakral itu dapat disaksikan oleh keluarga besar mereka yang mudik lebaran Idul Fitri, sehingga mereka berpacu dengan waktu, meski harus bersamaan pada hari yang sama.

“Alhamdulillah belum ada kendala yang berarti. Aparat KUA masih mampu melayani pencatatan di luar balai nikah dengan aparat yang terbatas,” ujarnya usai akad nikah di Desa Maria, Jumat (14/6).

Sejauh ini, kata dia, jadwal waktu akad nikah belum ada yang ditunda pada hari berikutnya, hanya saja yang molor beberapa jam karena padanya kegiatan dengan lokasi desa yang berbeda. Namun, warga dan keluarga yang menikahkan putra-putrinya masih dapat memaklumi kondisi yang dihadapi aparat KUA di lapangan.

“Setiap kali mengikuti prosesi akad nikah saya sampaikan permohonan maaf terkait molornya waktu,” katanya.

Kondisi itu, katanya, bukan disengaja, tetapi ada juga peristiwa akad nikah yang diawali dengan prosesi serah terima mahar dari keluarga calon penganti laki-laki kepada keluarg pihak calon penganti perempun. Prosesi itu terkadang menyita waktu. Akibatnya, waktu yang sudah terjadwal dengan baik terpaksa molor beberapa saat. Namun, masih dalam hari yang sama.

Hingga pertengahan Juni ini, terangnya, sudah ada 46 peristiwa nikah yang sudah diserahkan buku nikah usai akad nikah. Jumlah itu masih bisa meningkat karena ada belasan peristiwa nikah yang sudah menyampaikan kehendak nikah di KUA Wawo. Namun, tidak sepadat awal Juni ini.

Iklan. Geser untuk terus membaca.

“Jika dilihat dari peristiwa yang sama dengan tahun sebelumnya, jumlah ini masih sedikit dibandingkan tahun lalu. Karena hingga pertengahan Juni lalu sudah mencapai 50 lebih peristiwa nikah,” katanya.

Dia berharap seluruh aparat KUA senantiasa diberi kesehatan yang prima oleh Allah, sehingga dapat melayani masyarakat dengan maksimal. (NAS)

Click to comment
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Hindari komentar bermuatan pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Berita Terkait

Peristiwa

Bima, Bimakini.- Tercatat di awal Tahun 2021 grafik pernikahan di wilayah Kecamatan Bolo menurun drastis. Indikatornya, selain karena dampak Covid19, masuk musim panen. “Grafik...

NTB

Mataram, Bimakini.- Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi NTB, Kamis (15/10/2020), menggelar diskusi uji coba pengentasan kemiskinan melalui Program Bimbingan Perkawinan Masa Nikah,...

Peristiwa

Bima, Bimakini.- Selama   pandemo Virus Corona beberapa bulan lalu, di KUA Kecamatan Bolo ada tiga pasang calon pengantin yang melakukan daftar tunggu. Kepala KUA...

Peristiwa

Bima, Bimakini.- Sebanyak 30 pasang calon pengantin sudah mendaftar tunggu di Kantor KUA Kecamatan Bolo. Berdasarkan jadwal yang tertera di papan informasi, calon pengantin...

Peristiwa

Bima, Bimakini.- Sehari setelah hari raya Idul Fitri, sudah tercatat 60 pasang calon pengantin yang mendaftar nikah di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bolo....