Pemerintahan

Ketua Tim Lomba Kelurahan Terkesan dengan Rite

Dr Ansari, SH, MH. Wakil

Kota Bima, Bimakini.- Rombongan tim penilai Lomba Kelurahan Terintegrasi Tingkat Provinsi NTB di Kelurahan Rite Kota Bima, Jum’at (22/6) pagi disambut meriah warga. Begitu besarnya antusias warga mendapat apresiasi dari Ketua tim Penilai Lomba, Dr Ansari, SH, MH. Wakil Walikota Bima, Feri Sofiyan SH juga begitu bersemangat.

Ketua Tim Penilai Lomba, Dr Ashari, SH, MH, menyampaikan ucapan terimakasih  sudah disambut begitu meriah dan meriahnya tarian dan budaya begitu bagus.

Kesan kedua, katanya,  paparan lurah dengan visi dan misi sudah tergambarkan sangat baik . Baik dari sisi pemerintahan pembangunan dan kemasyarakat serta kewilayahan.

Kesan ketiga, ketua tim pada pidato wakil walikota Bima yang tidak biasa. Selama ini menurut Ashari, tidak ada penerimaan seperti disampaikan Wawali.

“Setiap desa atau kelurahan kami nilai dan  kami datangi itu kesannya mau jadi juara. Namun walaupun mau juara tak ingin juga jumawa jadi pertama. Itu kesan sangat bagus dari Wakil Walikota Bima,” ujarnya.

Saat penilaian oleh Tim Provinsi NTB.

Apresiasi juga pada jajaran TP PKK, karena ada salah satu desa dan kelurahan tidak hadirkan PKK. Padahal salah satu penilaian tim adalah partisipasinya dalam menggerakkan pembangunan kesehatan di daerah, masuk dalam aspek lingkungan pendidikan dan kesehatan. Itu  digerakkan melalui posyandu.

Untuk item penilaian, kata dia, ada tiga aspek. Yaitu mengenai pemerintahan, kewilayahan dan kemasyarakat.

Dari tiga unsur tersebut, kata Ashari, tim  nanti melihat dari dekat seperti apa kenyataannya, pun administrasinya. Unsur yang dinilai paling banyak adalah administrasinya. “Nanti kita bisa ketahui kebijakan dilaksanakan lurah dan Pemkot Bima apakah sudah ada administrasinya yang baik atau tidak,” ujarnya.

Misalnya, kata dia, putusan Walikota maupun putusan lurah sebagai implementasi pembangunan di Kelurahan Rite.

Apalagi, kata Ashari,  sekarang ada dana kelurahan dari pemerintah pusat. Diharapkan dana itu dapat mendukung pembangunan.

Pihaknya juga melihat capaian pembangunan dan kebersihannya. “Tugas kami juga mensosialisasikan, bagaimana kebijakan lurah dalam mengintervensi Pokja Posyandu, sudah ada tidak honornya, sesuai putusan gubernur, apakah dari APBD atau nanti dana kelurahan,” ujarnya.

“Aspek lingkungan, dipaparkan adanya bank sampah, luar biasa, semua kami lalui semua bersih tak ada kotoran. Berarti masyarakat Rite tetap dapat menjaga kebersihan lingkungannya,” tambahnya. (DED)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Share
  • 24
    Shares
To Top