Pendidikan

SMAN 2 Madapangga Minta Pembagian Zonasi

Supriyadin, SPd

Bima, Bimakini.- SMAN 2 Madapangga minta pembagian zonasi wilayah Kecamatan Madapangga. Sebelumnya telah ditentukan oleh pemerintah atas bahwa SMAN 1 Madapangga dan SMAN 2 Madapangga satu zonasi. Hal itu merugikan pihak SMAN 2 Madapangga. Pasalnya, dari 11 desa yang ada di kecamatan setempat, warga lebih condong daftarkan anaknya ke SMAN 1 Madapangga, padahal letak geografis SMAN 2 Madapangga lebih dekat permukiman warga Tonda, Mpuri, Campa dan Woro.

“Pola pembagian zonasi harus dirubah. Yakni berdasarkan letak geografis,” ujar Wakasek Kesiswaan SMAN 2 Madapangga, Supriyadin, SPd, Kamis (27/6).

Kata Supriyadin, sesuai letak geografis, SMAN 2 Madapangga berada di perbatasan permukiman warga Desa Mpuri dan Tonda. Namun, realitanyanya dua warga tersebut memilih SMAN 1 Madapangga untuk mendaftarkan anaknya. “Kita ingin zonasi dibagi dua saja. Yakni wilayah bagian selatan Kecamatan Madapangga mendaftar di SMAN 2 Madapangga. Sedangkan bagian utara seperti Desa Dena, Rade, Ncandi, Monggo, Bolo, Ndano dan Madawau mendaftar di SMAN 1 Madapangga,” terangnya.

Lanjutnya, jika hal itu bisa dilakukan, otomatis jumlah siswa bisa berimbang. Sehingga kuota terpenuhi sesuai standar. “Kita yakin dengan pola pembagian zonasi selatan dan utara bagi dua sekolah tersebut. Akan melahirkan efek positif dalam bisa bersaing dalam hal memajukan dunia pendidikan,” ungkap Supriyadin.

Dijelaskannya, jumlah siswa di tahun sebelumnya sebanyak tiga rombongan belajar gemuk atau jumlah siswa tiga ruangan tapi jumlahnya melebihi standar minimum. Tahun ini kata dia, kita tetap dapat tiga rombongan belajar tapi jumlah siswa tidak seperti tahun lalu yakni mengalami penurunan.

“Kita punya hak untuk memajukan dunia pendidikan. Tapi hal itu harus dibarengi dengan jumlah siswa yang banyak,” katanya.

Dirinya berharap, apa yang disampaikan ini bisa diterima oleh pemerintah atas sehingga jumlah siswa bertambah sekaligus bisa bersaing sehat dengan sekolah lainnya yang ada di Madapangga terlebih sekolah lainnya di Kabupaten Bima,” tutupnya. (YAN)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Share
  • 10
    Shares
Komentari Berita
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Kearifan dalam pemilihan kata yang tidak mengandung pelecehan, intimidasi, dan SARA sangat kami hargai.
To Top