Hukum & Kriminal

Tidak Ditahan, Tersangka Kasus Korupsi Diistimewakan?

Kasat Reskrim Polres Bima Iptu Hendry Christianto, SSos

Bima, Bimakini.- Kabid Dikdas Kabupaten Bima, Hj Jubaidah ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi oleh Penyidik Polres Bima. Bahkan berkas sudah dilimpahkan ke kejaksaan, namun pihak kepolisian belum melakukan penahanan. Diduga ada keistimewaan terhadap yang bersangkutan.

Namun hal itu dibantah oleh Kasat Reskrim Polres Bima Iptu Hendry Christianto, SSos. Ditegaskannya  tidak memberi keistimewaan tersebut. “Tidak ada keistimewaan terhadap pelaku tindak pidana yang kami tangani, kami serius dalam penanganan seluruh tindak pidanan yang sudah memenhi unsur materil maupun formil,” jelasnya di ruang kerjanya, Kamis (13/6)

Berkas kasus dugaan tindak pidana korupsi melibatkan Kabid Dikdas Hj. Jubaidah, sudah selesai dilakukan pemberkasan dan sudah dikirim ke Kejaksaan. “Sekarang Jaksa sedang menyelidiki kasusnya, kalau dalam penyelidikan berkasnya dianggap lengkap maka Jaksa akan P21,” jelasnya.

Jika masih kurang, kata dia, maka jaksa akan memberikan petunjuk untuk dilengkapi kembali. “Masalah tersangka tidak ditahan tergantung keyakinan dari penyidik, kalau keyakinan penyidik tidak usah dilakukan penahanan karena tidak dikahawatirkan melarikan diri atau mengulangi perbuatannnya maka tidak dilakukan penahanan,” tegasnya.

Tapi kalau keyakinan penyidik akan melarikan diri, maka berkewajiban melakukan penahanan. “Tahan dan tidak ditahan sama saja, kalau tidak ditahan maka dia akan full penahanannya nanti tapi kalau ditahan maka akan dipotong masa penahanannya,” ujarnya.

“Kecuali memang dalam penanganannya terdapat hambatan-hambatan akan dievaluasi kembali, apakah lanyak untuk dinaikkan ke sidik atau kasus ini tidak cukup alat bukti untuk dihentikan,” katanya.

“Nyatanya, kasus inikan sudah dinaikkan ke Kejaksaan, artinya pemberkasannya sudah selesai meskipun penyidik melakukan pemeriksaan bersangkutan setelah kondisinya sehat,” ujarnya.

“Tidak ada keistimewaan, semua tetap diberlakukan sama sesuai ketentuan huk berlaku,” pungkasnya. (MAN)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Share
  • 204
    Shares
Komentari Berita
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Kearifan dalam pemilihan kata yang tidak mengandung pelecehan, intimidasi, dan SARA sangat kami hargai.
To Top