Peristiwa

Foto Mesra Pasangan Gay Beredar, Gamis Bolo  Geram

ilustrasi

Bima, Bimakini.- Foto mesra pasangan Gay asal Desa Rasabou, Kecamatan Bolo, beredar, termasuk di media sosial. Kenyataan itu mengundang reaksi warga dan mengecam hal tersebut. Foto tersebut memperlihatkan keduanya sedang berpelukan dan berciuman.

Ketua Komunitas Gerakan Anti Maksiat (Gamis) Kecamatan Bolo, Ustadz, mengecam keras yang dilakukan pasangan gay (waria) asal Desa Rasabou tersebut. Apalagi foto mereka beredar luas, termasuk di unggah sendiri di media sosial. “Foto-foto yang diunggah tidak layak dikonsumsi publik. Sesegera mungkin kita berkonsolidasi dengan ormas Islam lainnya untuk mengambil tindakan agar masalah ini tidak menjadi polemik,” ujarnya, Sabtu.

Ditegaskannya, Ormas Islam tidak boleh tinggal diam terkait masalah ini. Dibutuhkan adalah melakukan sebuah gerakan sosial sebagai upaya menekan hal seperti ini. “Akhir-akhir ini jumlah waria semakin meningkat, bahkan sering berbuat onar sehingga mengganggu kamtibmas. Sebagian mereka berkedok buka pangkas rambut, namun realita dijadikan lokasi maksiat seperti berbuat mesum, transaksi barang haram dan lainnya,” ujarnya.

“Sebagai bentuk kepedulian sesama, kami yang bernaung di bawah bendera Gamis mengajak seluruh elemen untuk diskusi lepas terkait hal tersebut yang Insya Allah akan dilaksanakan di Paruga Nae Bolo, Senin (15/7). Kita tidak boleh tinggal diam. Mari kita lawan kemaksiatan sebagai bentuk Amar Ma’ruf dan Nahi Mungkar,” ujarnya.  (KAR)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
1
Share
  • 247
    Shares
Komentari Berita
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Kearifan dalam pemilihan kata yang tidak mengandung pelecehan, intimidasi, dan SARA sangat kami hargai.
To Top